Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

7 Pimpinan Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Diminta Posisikan Diri sebagai Menteri Agama

📅 Senin, 11 Mei 2026, 14:03 WIB | Oleh:
7 Pimpinan Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Diminta Posisikan Diri sebagai Menteri Agama Doc: antara foto
Ket. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melantik tujuh pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melantik tujuh pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) dan meminta mereka untuk bisa memposisikan diri sebagai “Menteri Agama” di lingkungan kerjanya masing-masing.

“Pahami fungsi anda sebagai penanggung jawab totalitas institusi. Miliki diri anda sendiri, jangan dimiliki oleh siapa pun atau kepentingan apapun. Anda harus merepresentasikan diri sebagai quote unquote Menteri Agama di lingkungan kerja Anda,” Menag Nasaruddin Umar di Kantor Kemenag, Jakarta, Senin (11/5).

Menag mengingatkan pentingnya penguasaan aturan perundang-undangan. Ia meminta pimpinan PTKN tidak hanya memahami aturan dari Kemenag, tetapi juga dari kementerian terkait, seperti Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Kementerian Sekretarian Negara (Kemensesneg), hingga visi besar Presiden.

Secara khusus Menag Nasaruddin menekankan pentingnya penguasaan terkait tata kelola keuangan. Ia mewajibkan para pimpinan PTKN untuk mengumpulkan dan mempelajari seluruh peraturan terkait.

“Pelajari peraturan tentang keuangan. Ini sangat penting. Jangan sampai terjadi pelanggaran karena ketidaktahuan prosedur. Tidak boleh ada alasan 'saya tidak tahu',” ujar Menag.

Menag menaruh harapan besar pada peningkatan mutu akademik. Ia menginstruksikan para pimpinan PTKN yang baru dilantik untuk segera bergerak dalam meningkatkan grade kampus, baik dari segi status institusi maupun akreditasi program studi.

“Saya berharap pimpinan baru segera mencari cara memenuhi persyaratan agar yang masih sekolah tinggi meningkat menjadi institut, dan yang sudah institut segera berproses menjadi universitas,” ujar Menag Nasaruddin Umar.

Menag juga mewanti-wanti agar kualitas akreditasi minimal dipertahankan dan sebisa mungkin ditingkatkan.

“Jangan sampai di bawah kepemimpinan anda, grade-nya justru menurun. Dengan kehadiran anda sebagai pemimpin baru, citra dan kualitas program tingginya harus semakin meningkat,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Adapun daftar Pimpinan PTKN yang dilantik yakni Rektor IAIN Abdurrahman Sidik Bangka Belitung Janawi, Rektor IAIN Bone Lukman Arake, Rektor IAIN Curup Idi Warsah, Rektor IAIN Pare-pare Darmawati, Rektor IAKN Ambon Elka Anakotta, Rektor IAKN Tarutung Haposan Silalahi, dan Ketua STAIN Mandailing Natal Mara Samin Lubis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Luar Negeri
PBB: Tingkat Pengangguran K...
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.