Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kelurahan Rorotan Kurangi Sampah Lewat Gerakan Pilah Sampah

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Kelurahan Rorotan Kurangi Sampah Lewat Gerakan Pilah Sampah Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan
Ket. Ilustrasi - Petugas bank sampah memilah sampah yang dikumpulkan warga di Bank Sampah 58, Kebagusan, Jakarta Selatan.

JAKARTA -- Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara mengurangi sampah lewat gerakan pilah sampah yang dilakukan serentak di daerah setempat.

“Berkat kolaborasi seluruh pihak, volume sampah yang dikirim ke RDF Rorotan dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang berhasil ditekan,” kata Lurah Rorotan, Ahmad Fitroh dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan gerakan ini berhasil menekan volume sampah hingga 6,5 ton dari total produksi sampah harian sekitar 40 ton.

Menurut dia, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah tapi kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Masyarakat sebagai penghasil sampah memiliki kewajiban ikut mengolah dan memilah sampahnya sendiri,” kata dia.

Seluruh elemen masyarakat seperti RT, RW, LMK, Dasawisma, Posyandu hingga Jumantik dilibatkan untuk melakukan edukasi secara masif kepada warga.

Ahmad mengatakan, daya tampung TPST Bantargebang yang semakin penuh menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk mulai mengubah pola pengelolaan sampah dari sumbernya.

Oleh karena itu, Kelurahan Rorotan bersama Sudin Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara menggencarkan edukasi dan penyediaan sarana pendukung pemilahan sampah di lingkungan warga.

Berbagai fasilitas seperti ember organik, drop point, losida, komposter hingga bioreaktor disiapkan di lingkungan RT dan RW. Setiap RT bahkan memiliki dua hingga empat titik drop point untuk memudahkan warga membuang sampah organik yang sudah dipilah dari rumah.

Sampah organik yang terkumpul kemudian dibawa ke TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk diolah menjadi bubur pakan ternak seperti maggot, ayam, dan bebek.

“Jadi, sampah tidak langsung dibuang ke RDF atau Bantargebang, tetapi dimanfaatkan kembali,” kata Ahmad.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menjadikan wilayah Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing sebagai proyek percontohan pemilahan sampah mandiri sehingga sampah yang dibuang nantinya menjadi lebih tersaring.

“Kami terus mendorong optimalisasi pengelolaan sampah melalui program percontohan (pilot project) pemilahan sampah 100 persen di wilayah Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Punya Panorama Pegunungan, Sekolah Rakyat Bogor Siap Jadi Kawasan Pendidikan Modern

Punya Panorama Pegunungan, Sekolah Rakyat Bogor Siap Jadi Kawasan Pendidikan Modern

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.