Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekonom Ingatkan Bond Stabilization Fund Tak Akan Mampu Lawan Krisis Fundamental

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 23:59 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Tekanan di pasar memang ada. Yield SBN 10 tahun naik cukup cepat dari sekitar 5,9 persen di akhir tahun lalu ke kisaran 6,7 persen pada April 2026. Arus keluar dana asing dari pasar obligasi juga mulai terlihat dan ikut memberi tekanan ke rupiah. Tetapi kalau dibandingkan episode krisis sebelumnya, skalanya sebenarnya masih relatif terkendali,” jelas dia.

Belajar dari pengalaman negara lain, menurutnya, Korea Selatan menjadi contoh paling relevan dalam penggunaan BSF. Negara tersebut pernah memanfaatkan BSF setelah krisis Asia dan kembali menyiapkannya saat krisis global 2008.

“Instrumen itu cukup efektif meredam kepanikan jangka pendek. Tetapi yang menarik, Korea tidak hanya mengandalkan stabilisasi pasar,” ujar Yusuf.

Ia menjelaskan, Korea Selatan juga melakukan reformasi besar di sektor keuangan dan korporasi. BSF, dalam hal ini, hanya digunakan sebagai instrumen sementara sambil melakukan pembenahan fundamental.

“Dan justru setelah situasi lebih stabil, dana stabilisasi itu lebih sering hanya diumumkan keberadaannya tanpa benar-benar digunakan besar-besaran. Artinya, efek psikologis dan kredibilitas kebijakan sering kali lebih penting daripada intervensinya sendiri,” imbuh dia.

Yusuf menambahkan bahwa sebaliknya, Indonesia juga dapat mengambil pelajaran dari Jepang dan China. Jepang terlalu lama menopang pasar obligasinya melalui pengendalian yield sehingga pada akhirnya mengalami kesulitan untuk melakukan normalisasi ketika siklus global berubah.

Sementara itu, China pernah terlalu agresif menopang pasar sahamnya, yang kemudian menimbulkan distorsi karena harga aset tidak lagi sepenuhnya mencerminkan fundamental ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.