Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

FDC Transformasi Jadi Perusahaan Teknologi Dental, Layani 1,5 Juta Pengguna.

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 22:39 WIB | Oleh:
FDC Transformasi Jadi Perusahaan Teknologi Dental, Layani 1,5 Juta Pengguna. Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Founder FDC & CEO Dental Clinic drg. Ita Lestari, MARS (tengah), Perwakilan Dentist FDC Dental Clinic drg. Irvanda mulyaningsih, Sp.Ort (kanan), dan CTO FDC Dental Clinic M. Reza Avesena (kiri) menunjukkan aplikasi FDC di sela acara FDC Festival, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (9/5).

FDC Dental Clinic (FDC) terus memperkuat transformasi layanan kesehatan gigi berbasis teknologi digital melalui peluncuran dan pengembangan aplikasi FDC yang kini telah digunakan lebih dari 1,5 juta pengguna di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen FDC dalam menghadirkan pengalaman perawatan gigi yang lebih mudah, cepat, nyaman, dan transparan bagi masyarakat.

Founder & CEO FDC, Drg. Ita Lestari,MARS, menyampaikan bahwa pengembangan teknologi ini lahir dari tantangan utama yang selama ini membuat masyarakat enggan datang ke dokter gigi, yakni rasa takut, persepsi biaya mahal, dan proses layanan yang dianggap memakan waktu lama. Menurutnya, FDC ingin mengubah pengalaman tersebut menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.

“FDC lahir bukan hanya untuk memberikan layanan kesehatan gigi, tetapi juga mengubah pengalaman masyarakat ketika datang ke dokter gigi. Banyak orang merasa takut, menganggap mahal, dan prosesnya lama. Karena itu kami membangun konsep klinik yang nyaman seperti café, tim yang dilatih dengan pendekatan hospitality dan layanan prima, serta sistem digital yang membuat reservasi dan pelayanan menjadi jauh lebih praktis dan transparan,” ujar Drg. Ita Lestari.

Drg. Ita menambahkan, transformasi digital yang dilakukan FDC menjadikan perusahaan tidak lagi sekadar klinik gigi konvensional, tetapi berkembang sebagai perusahaan teknologi yang fokus pada layanan dental clinic dan customer experience.

“Dulu kami adalah klinik gigi yang memiliki tim IT. Hari ini kami bertransformasi menjadi perusahaan teknologi yang fokus pada layanan kesehatan gigi. Kami banyak belajar dan melakukan benchmark dari perusahaan teknologi lain yang menempatkan customer experience sebagai prioritas utama,” tambahnya.

Sementara itu, Chief Technology Officer (CTO) FDC, M. Reza Avesena, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi FDC dilakukan untuk menjawab tingginya kebutuhan layanan pelanggan yang terus meningkat setiap harinya. FDC saat ini melayani lebih dari 60 ribu reservasi setiap bulan atau rata-rata lebih dari 2.000 pasien per hari. Sebelum sistem digital diterapkan, proses reservasi manual melalui layanan pesan atau chat sering kali menyebabkan antrean panjang meskipun telah ditangani dalam beberapa shift layanan pelanggan.

M. Reza Avesena menambahkan, pengembangan teknologi FDC juga terinspirasi dari keberhasilan berbagai perusahaan teknologi digital dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang cepat, praktis, dan mudah diakses masyarakat.

Salah seorang dentist terbaik FDC yang juga menerima penghargaan pada malam tersebut adalah drg. Irvanda Mulyaningsih, Sp.Ort., dari FDC cabang Jawa Timur. Kehadirannya sekaligus memperlihatkan bagaimana transformasi digital FDC didukung langsung oleh para praktisi terbaik di lapangan, sejalan dengan visi perusahaan dalam menghadirkan layanan kesehatan gigi berbasis teknologi dan customer experience.

“Melalui aplikasi FDC, proses reservasi yang sebelumnya membutuhkan waktu rata-rata sekitar 30 menit melalui layanan human agent via WhatsApp atau call center, kini dapat dilakukan hanya dalam sekitar 15–20 detik. Pelanggan dapat memilih cabang klinik terdekat, menentukan jadwal dan dokter gigi, hingga memperoleh informasi layanan dan estimasi biaya langsung melalui smartphone. Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi FDC sebagai salah satu pelopor klinik gigi di Indonesia yang menghadirkan aplikasi digital terintegrasi untuk meningkatkan kemudahan layanan dan customer experience,” ungkap drg. Irvanda Mulyaningsih, Sp.Ort.

drg. Irvanda menambahkan, “inovasi teknologi yang dikembangkan FDC turut membantu kami, memberikan pelayanan yang lebih efektif, cepat, dan nyaman sehingga pasien dapat merasakan pengalaman perawatan gigi yang lebih modern dan menyenangkan”

Capaian lebih dari 1,5 juta pengguna menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi berbasis digital di Indonesia. Di tengah masih rendahnya tingkat kunjungan rutin masyarakat ke dokter gigi, adopsi teknologi kesehatan seperti aplikasi FDC dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesadaran serta memperluas akses layanan kesehatan gigi nasional.

Berdasarkan data nasional yang dirilis Kementerian Kesehatan RI dan Survei Kesehatan Indonesia, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk melakukan pemeriksaan gigi secara rutin masih relatif rendah dibanding jumlah populasi. Karena itu, digitalisasi layanan kesehatan dinilai menjadi salah satu pendekatan penting untuk mendorong masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan gigi secara cepat, praktis, dan nyaman.

Tentang FDC Dental Clinic

FDC merupakan perusahaan teknologi yang berfokus pada layanan dental klinik dengan mengedepankan customer experience yang memberikan layanan jaringan klinik gigi terbesar di Indonesia yang berfokus pada layanan kesehatan gigi berbasis teknologi dengan pendekatan customer experience yang modern dan terjangkau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Xi Jinping Kunjungi Korea U...

Pejabat Nge-gim Saat Jam Kerja Sangat Tidak Pantas

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pejabat Nge-gim Saat Jam Ke...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.500/...
Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Perbai...
Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.