Strain Hantavirus di Kapal MV Hondius dapat Menyebar Lewat Manusia: Dari Mana Asal dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
📅 Jumat, 08 Mei 2026, 20:19 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSeorang pria lain yang turun di Saint Helena telah kembali ke Swiss, tetapi mencari perawatan medis di Zurich setelah mengalami gejala. Ia kini telah dirawat dan dinyatakan positif terinfeksi hantavirus.
Tiga kasus lainnya dievakuasi ke Belanda untuk perawatan. Salah satunya adalah anggota kru berkebangsaan Belanda, dan yang lainnya adalah seorang wanita Jerman yang kemudian terbang ke Düsseldorf. Martin Anstee, seorang pensiunan petugas polisi Inggris berusia 56 tahun yang bekerja di kapal sebagai pemandu ekspedisi, dirawat di rumah sakit di Leiden.
Pada hari Kamis, seorang wanita di Amsterdam, yang dilaporkan sebagai pramugari yang melakukan kontak dengan wanita yang meninggal di Afrika Selatan, muncul dengan gejala yang berpotensi sebagai COVID-19.
Dua warga Inggris yang meninggalkan kapal di Saint Helena pada akhir April telah kembali ke Inggris dan sedang menjalani isolasi mandiri. Keduanya tidak melaporkan gejala apa pun. Kontak dekat dari mereka yang berada di kapal tersebut juga sedang menjalani isolasi mandiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apa itu Hantavirus?
Hantavirus adalah kelompok besar virus yang beredar pada hewan pengerat seperti tikus dan mencit. Strain yang berbeda ditemukan di berbagai bagian dunia. Virus ini dapat menyebar ke manusia, biasanya melalui inhalasi tetesan atau debu yang terkontaminasi urin, feses, atau air liur dari hewan yang terinfeksi. Pada manusia, infeksi hantavirus dapat menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa. Strain dunia lama, yang ditemukan di Eropa dan Asia, cenderung menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS), penyakit ginjal yang berakibat fatal pada sekitar 10 persen kasus. Strain dunia baru, yang ditemukan di Amerika, lebih ganas, menyebabkan sindrom paru hantavirus (HPS), yang dapat membunuh lebih dari sepertiga dari mereka yang terinfeksi.
Apa yang terjadi selanjutnya?
Sebaiknya Anda baca juga:
Kapal MV Hondius sedang menuju Kepulauan Canary dan diperkirakan akan tiba di Tenerife akhir pekan ini. Setelah berlabuh, 19 warga negara Inggris yang diperkirakan masih berada di kapal akan dipulangkan dengan penerbangan yang disewa oleh Kementerian Luar Negeri Inggris, jika mereka tidak menunjukkan gejala. Semuanya dipantau secara ketat. Setelah kembali ke Inggris, mereka akan diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 45 hari , mengingat masa inkubasi hantavirus yang panjang. Sebagian besar gejala berkembang dalam satu hingga enam minggu.
Apa risikonya bagi masyarakat umum?
Mengingat masa inkubasi yang panjang, lebih banyak kasus dapat muncul di antara awak kapal, penumpang, dan kontak orang yang terinfeksi yang meninggalkan kapal. Namun, Badan Keamanan Kesehatan Inggris dan WHO telah menekankan bahwa risiko bagi masyarakat luas rendah. “Ini bukan Covid, ini bukan influenza; penyebarannya sangat, sangat berbeda,” kata Kerkhove.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!