Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DIY Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 19:22 WIB | Oleh:
DIY Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha Doc: antara foto
Ket. Pengawasan hewan kurban di DIY

YOGYAKARTA - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama TPID Kota Yogyakarta memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban jelang Idul Adha 1447 H, guna memastikan ternak bebas dari penyakit hewan menular seperti antraks.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan di Yogyakarta, Jumat (8/5), mengatakan, pemantauan langsung ke peternakan juga difokuskan terhadap hewan kurban yang masuk ke Yogyakarta dalam kondisi sehat, layak jual, dan aman dikonsumsi masyarakat.

"Yang menjadi perhatian utama bukan hanya ketersediaan, tetapi juga kesehatan hewan. Pemeriksaan kesehatan terus dilakukan bersama instansi terkait agar masyarakat mendapatkan hewan kurban yang aman dan sehat," katanya usai pantauan bersama TPID DIY di Peternakan UD Farm Pakuncen.

Dia mengatakan, terlebih kebutuhan hewan kurban masyarakat Yogyakarta mayoritas masih didatangkan dari luar daerah seperti Gunungkidul, Magelang, Madura hingga Bali. Sehingga pengawasan kesehatan diperkuat agar tidak ada kasus penyakit ternak.

Wawan mengatakan, pemerintah daerah juga mulai mengantisipasi maraknya pasar 'tiban' atau pedagang musiman hewan kurban dengan menyiapkan surat edaran agar pedagang wajib mengantongi izin penjualan serta rekomendasi dari kelurahan.

"Kami juga mengatur agar lapak penjualan tidak menggunakan aset milik pemerintah. Semua harus tertib dan memenuhi syarat kesehatan hewan," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Yogyakarta Sukidi mengatakan, populasi ternak di kota ini masih sangat terbatas, padahal kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha 2025 mencapai 15.777 ekor, baik di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) maupun titik pemotongan masyarakat.

"Karena itu Yogyakarta masih bergantung pada pasokan luar daerah. Namun seluruh hewan yang masuk wajib membawa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan sertifikat veteriner. Pemeriksaan fisik juga dilakukan setiap hari oleh petugas," katanya.

Pihaknya juga menyiagakan ratusan petugas untuk menyisir kesehatan ternak di berbagai wilayah Yogyakarta. Petugas gabungan tersebut melibatkan unsur pemerintah, akademisi, hingga tenaga kesehatan hewan.

"Tahun lalu kami menurunkan 135 petugas saat Idul Adha hingga hari tasyrik. Mereka bekerja pagi hingga malam untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur kesehatan," katanya.

Menurut dia, langkah tersebut diperkuat dengan Surat Edaran (SE) Gubernur DIY tentang pengendalian inflasi dan peningkatan kewaspadaan terhadap Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS).

Melalui kebijakan itu, pemerintah kabupaten kota di DIY agar memperketat pengawasan lalu lintas ternak, meningkatkan vaksinasi, hingga memperkuat pemeriksaan antemortem dan postmortem di lokasi pemotongan hewan kurban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Olahraga
Menang Telak! Aldila Pastik...

Mahasiswa Sampaikan Aspirasi di Jakarta

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Mahasiswa Sampaikan Aspiras...

DPR Menyetujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Menyetujui 14 Calon Hak...

DPR dan Pemerintah Bahas RUU Sisdiknas

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR dan Pemerintah Bahas RU...
Olahraga
Cinta Rodri untuk Mancheste...
Ekonomi
DPR Setujui Pembahasan Lanj...
Luar Negeri
AI Jadi Teman Baru Gen Z? I...
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.