Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

5 Kasus Hantavirus Terkonfirmasi, Kini 3 Warga Inggris Terkonfirmasi Positif

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 16:20 WIB | Oleh:
5 Kasus Hantavirus Terkonfirmasi, Kini 3 Warga Inggris Terkonfirmasi Positif Doc: AFP
Ket. Pemerintah United Kingdom melaporkan satu warga negaranya lagi diduga terinfeksi hantavirus yang terkait dengan wabah di kapal pesiar MV Hondius. Kasus terbaru ini membuat jumlah warga Inggris yang terdampak dalam insiden tersebut terus bertambah.

JAKARTA - Pemerintah United Kingdom melaporkan satu warga negaranya lagi diduga terinfeksi hantavirus yang terkait dengan wabah di kapal pesiar MV Hondius. Kasus terbaru ini membuat jumlah warga Inggris yang terdampak dalam insiden tersebut terus bertambah.

Pasien terbaru saat ini berada di Tristan da Cunha, sebuah pulau terpencil di Samudra Atlantik. Kapal pesiar tersebut diketahui sempat singgah di wilayah itu pada pertengahan April sebelum kasus penyakit mulai terungkap.

Otoritas Inggris menyebut dua warga Inggris lainnya telah lebih dulu dinyatakan positif. Salah satu pasien kini berada dalam kondisi stabil setelah dievakuasi ke Netherlands pada Rabu lalu.

Sementara itu, satu warga Inggris lainnya masih menjalani perawatan intensif di South Africa. Pasien tersebut diterbangkan dari kapal pada akhir April setelah kondisi kesehatannya memburuk.

Secara keseluruhan, lima kasus hantavirus telah dikonfirmasi dalam insiden ini. Salah satu dari kasus tersebut melibatkan penumpang kapal yang meninggal dunia.

Kapal pesiar MV Hondius dijadwalkan berlabuh di Canary Islands pada akhir pekan ini. Pemerintah Inggris telah menyiapkan pesawat charter untuk mengevakuasi sisa penumpang dan awak kapal asal Inggris kembali ke negaranya.

Meski belum ada penumpang Inggris lain yang menunjukkan gejala penyakit, pemerintah tetap mengambil langkah pencegahan. Mereka akan diminta menjalani isolasi mandiri setelah tiba di rumah.

Salah satu warga Inggris yang dievakuasi ke Belanda adalah Martin Anstee. Pria berusia 56 tahun itu merupakan mantan polisi yang bekerja sebagai pemandu ekspedisi di kapal tersebut.

Martin dievakuasi bersama seorang kru asal Belanda berusia 41 tahun dan seorang warga Germany berusia 65 tahun. Kepada media, ia mengaku kondisinya saat ini stabil.

“Ia tetap dalam kondisi stabil dan mengatakan bahwa ia baik-baik saja,” demikian laporan media setempat.

Warga Inggris lainnya yang berusia 69 tahun sebelumnya telah diterbangkan ke Afrika Selatan. Hingga kini pasien tersebut masih dirawat di ruang perawatan intensif meski kondisinya disebut mulai membaik.

Dua warga Inggris lainnya juga telah menjalani isolasi mandiri di rumah mereka setelah diduga terpapar virus tersebut. Keduanya dilaporkan tidak mengalami gejala apa pun.

Mereka merupakan bagian dari rombongan 30 orang dari berbagai negara yang turun dari kapal di Saint Helena pada 24 April. Kelompok tersebut berasal dari sekitar 12 negara berbeda, termasuk tujuh warga Inggris.

Operator kapal, Oceanwide Expeditions, menyatakan kasus hantavirus pertama baru terkonfirmasi pada 4 Mei. Setelah itu, seluruh penumpang yang sempat turun dari kapal langsung dihubungi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.