Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Perceraian, Kemenag Bikin Program Kompak, Dampingi Pengantin Baru Selama 5 Tahun

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 10:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Perceraian, Kemenag Bikin Program Kompak, Dampingi Pengantin Baru Selama 5 Tahun Doc: Kemenag
Ket. Webinar nasional Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta, Rabu (6/5),

JAKARTA - Kementerian Agama punya program khusus untuk menjaga ketahanan keluarga bagi para pengantin baru. Salah satunya Kompak, singkatan dari Konsultasi, Mediasi, Pendampingan, dan Advokas. Program pendampingan pasangan dalam lima tahun pertama pernikahan. 

“Periode tersebut dinilai rentan terhadap perceraian. Selain itu, Kantor Urusan Agama (KUA) juga menyediakan layanan konsultasi keluarga bagi masyarakat,” terang Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, dalam webinar nasional Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang diikuti Dharma Wanita dan pegawai BKN di Jakarta, Rabu (6/5), dikutip dari laman Kemenag RI.

Ada tiga prinsip utama dalam membangun ketahanan keluarga, yaitu menghadirkan versi terbaik bagi keluarga, menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin, dan memprioritaskan pendidikan moral. Kompak menjadi ruang edukasi agar setiap anggota keluarga, terutama orang tua, dapat menghadirkan versi terbaik dirinya sehingga tercipta hubungan keluarga yang sehat dan harmonis.

Sebagai contoh, Zayadi menjelaskan bahwa ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga pemimpin, pendidik, dan teladan dalam keluarga. "Seorang laki-laki adalah pemimpin bagi keluarganya dan ia bertanggung jawab atas mereka,” ujarnya mengutip hadis riwayat Bukhari.

Ia menjelaskan, kepemimpinan ayah mencakup pembinaan akhlak, perlindungan, serta penciptaan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, kehadiran ayah dibutuhkan tidak hanya secara fisik, tetapi juga dalam pengasuhan. “Anak belajar dari apa yang dilihat. Cara ayah bersikap, berbicara, dan memperlakukan keluarga akan menjadi teladan yang melekat,” jelasnya.

Zayadi juga menekankan pentingnya kekompakan ayah dan ibu dalam mendidik anak. Menurutnya, keseimbangan peran orang tua dapat menciptakan pola asuh harmonis dan lingkungan keluarga yang stabil. “Ketahanan keluarga tumbuh dari kerja sama yang adil, komunikasi yang baik, serta kasih sayang yang terus dirawat,” pungkasnya.

Selain Kompak, Kementerian Agama juga menjalankan program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) untuk mempersiapkan pasangan sebelum menikah. “Kesiapan menikah tidak diukur dari satu aspek saja, melainkan kombinasi berbagai indikator, seperti pemahaman relasi suami-istri, kesiapan mental dan emosional, literasi keuangan, kesehatan reproduksi, serta kemampuan menyelesaikan konflik,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.