Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertanian Tak Bisa Diremehkan! Mentan Ungkap Besaran Kontribusi ke Ekonomi

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 18:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertanian Tak Bisa Diremehkan! Mentan Ungkap Besaran Kontribusi ke Ekonomi Doc: ANTARA/ Harianto
Ket. Ilusttasi - Seorang petani menanam padi menggunakan alat mesin pertanian di Desa Ujung Kecamatan Bati-Bati, Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

JAKARTA – Kontribusi sektor pertanian terhadap PDB mencerminkan peran strategisnya sebagai penopang ekonomi riil, terutama dalam menjaga stabilitas pangan dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Meski secara persentase cenderung menurun seiring transformasi struktural menuju industri dan jasa, pertanian tetap menjadi bantalan saat terjadi perlambatan ekonomi, karena permintaannya relatif stabil dan tidak terlalu sensitif terhadap siklus global.

Secara analitis, nilai tambah pertanian tidak hanya berasal dari produksi komoditas, tetapi juga dari efek pengganda ke sektor lain seperti perdagangan, logistik, dan industri pengolahan.

Namun, tantangan utama terletak pada produktivitas yang masih relatif rendah, ketergantungan pada faktor cuaca, serta terbatasnya adopsi teknologi.

Oleh karena itu, peningkatan kontribusi pertanian ke PDB tidak semata melalui ekspansi lahan, melainkan lewat modernisasi, hilirisasi, dan integrasi rantai pasok agar nilai tambah yang dihasilkan semakin tinggi dan berkelanjutan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan dengan kontribusi sektor pertanian yang menyumbang 12,67 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), yang menegaskan peran sektor tersebut sebagai penopang sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I 2026.

"Pertanian hari ini bukan hanya penyangga, tetapi menjadi penggerak utama ekonomi nasional. Ketika sektor lain mengalami tekanan, pertanian justru hadir sebagai solusi dan penopang utama,” kata Mentan dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (5/5).

Amran menegaskan capaian tersebut menjadi bukti nyata sektor pertanian semakin kuat serta berperan sebagai fondasi utama ekonomi nasional dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi domestik maupun global saat ini.

Sebaiknya Anda baca juga:

Ia menyatakan pertanian kini tidak hanya menjadi penyangga, melainkan telah berkembang menjadi penggerak utama ekonomi nasional, terutama ketika sektor lain menghadapi tekanan sehingga perannya semakin strategis dan signifikan.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu dari lima lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto nasional (PDB).

Kelima lapangan usaha tersebut meliputi industri pengolahan sebesar 19,07 persen, perdagangan 13,28 persen, pertanian 12,67 persen, konstruksi 9,81 persen, serta pertambangan 8,69 persen dalam struktur perekonomian nasional.

Dalam struktur tersebut, sektor pertanian menempati posisi ketiga sebagai kontributor terbesar terhadap produk domestik bruto, menunjukkan peran pentingnya dalam menopang stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Mentan menegaskan stabilitas sektor pertanian tidak terlepas dari rangkaian kebijakan struktural yang telah dijalankan secara konsisten dan terintegrasi oleh pemerintah dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menjelaskan peningkatan produksi, lonjakan ekspor, serta pengendalian impor menjadi bagian dari orkestrasi besar kebijakan pertanian untuk memperkuat fondasi sektor tersebut agar semakin mandiri dan berdaya saing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kementan Ungkap Produksi Su...
Rona
Joe Taslim Turut Berperan d...
Daerah
PT KAI: Volume Penumpang St...
Nasional
KAI Group Telah Layani 6,2 ...
Ekonomi
Menkeu: Anggaran Kemenkeu T...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.