Mahkota Binokasih, Simbol Keagungan dan Legitimasi Sejarah Sunda
📅 Minggu, 03 Mei 2026, 20:15 WIB | Oleh: Opik“Kemarin teman akademik melakukan analisis terhadap Mahkota Binokasih itu, ternyata hasil kajian akademiknya benar. Bahwa itu memang merupakan mahkota yang memiliki nilai-nilai sejarah, kemudian nilai-nilai kebendaan,” kata dia.
Legitimasi ilmiah itu kemudian diperkuat oleh penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Cogent Arts & Humanities pada 2024 dengan judul "Exploring the Sundanese culture in the Makuta Binokasih as a cultural asset of the Sumedang Larang Kingdom".
Peneliti menempatkan Mahkota Binokasih sebagai artefak budaya dengan nilai estetika, simbolik, dan politik dalam tradisi Sunda.
Kajian tersebut memperlihatkan bahwa pusaka ini bukan sekadar folklor (kisah rakyat), melainkan objek sejarah dengan landasan akademik yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari sana, perjalanan Binokasih dibaca ulang sebagai bagian dari kronologi panjang kerajaan Sunda.

Proses pengiringinan Mahkota Binokasih oleh para penari dari abdi dalem Keraton Sumedang Larang saat melakukan Kirab Budaya di Sumedang, Jawa Barat. Antara/Ilham Nugraha
Sebaiknya Anda baca juga:
Perjalan Binokasih
Dalam penelitian tersebut, Mahkota Binokasih dijelaskan sebagai pusaka kerajaan yang diperkirakan dibuat pada rentang 1357–1371 M, pada masa pemerintahan Sang Hyang Bunisora Suradipati di Kawali, Galuh.
Sejak awal, mahkota ini berfungsi sebagai simbol legitimasi kekuasaan dan digunakan dalam prosesi penobatan raja-raja Sunda.
Perjalanan Binokasih berlanjut ke lingkungan Kerajaan Pajajaran sebelum akhirnya menjadi bagian penting dalam sejarah Sumedang Larang.
Setelah runtuhnya Pajajaran pada akhir abad ke-16, pusaka tersebut diserahkan kepada Prabu Geusan Ulun sebagai simbol estafet kepemimpinan Sunda.
Penyerahan itu menandai Sumedang Larang sebagai penerus simbolik kerajaan Sunda di Tatar Jawa Barat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!