Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Madu dan Bumbu Organik RI Curi Pasar Singapura dengan Nilai Jumbo

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 07:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Madu dan Bumbu Organik RI Curi Pasar Singapura dengan Nilai Jumbo Doc: ANTARA/HO-Atase Perdagangan Singapura
Ket. Salah satu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia mengikuti pameran Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 pada 21-24 April 2026 di Singapore Expo, Singapura.

JAKARTA – Produk madu dan bumbu organik Indonesia menunjukkan potensi besar sebagai komoditas bernilai tambah di pasar domestik maupun global.

Tren gaya hidup sehat mendorong permintaan terhadap produk alami, bebas bahan kimia, dan berkelanjutan, sehingga membuka peluang diferensiasi berbasis kualitas dan sertifikasi organik.

Namun, tantangan utama terletak pada konsistensi pasokan, standarisasi mutu, serta kemampuan penetrasi pasar ekspor.

Tanpa penguatan di sisi hulu hingga hilir—termasuk branding dan distribusi—potensi produk organik ini belum sepenuhnya optimal dimanfaatkan.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Atase Perdagangan Singapura mencatat produk madu, bumbu organik, hingga aneka makanan dan minuman membukukan 14 kontrak ekspor senilai 3,17 juta dolar AS atau sekitar Rp54,5 miliar dalam Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 di Singapore Expo, Singapura.

Dalam keterangan resminya, Kamis (30/4), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura menyebut Paviliun Indonesia menampilkan 40 perusahaan produsen dan eksportir skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Duta Besar RI untuk Singapura Hotmangaradja Pandjaitan menyampaikan, di tengah ketidakpastian perdagangan global, penting bagi pemerintah dan seluruh stakeholders perdagangan untuk hadir mendukung UMKM, mulai dari pembinaan, pembiayaan, hingga promosi ke pasar ekspor global.

Selama empat hari pameran, Paviliun Indonesia berhasil dikunjungi lebih dari 6.012 pengunjung dan membukukan 14 kontrak ekspor senilai 3,17 juta dolar AS atau sekitar Rp 54,5 miliar.

Selain kontrak tersebut, terdapat belasan potensi transaksi yang diperkirakan mencapai 10,3 juta dolar AS atau sekitar Rp177 miliar untuk produk mie instan sehat, snack organik, produk perikanan, produk susu, aneka rempah, serta produk makanan dan minuman lainnya.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan, keikutsertaan Paviliun Indonesia pada ajang ini merupakan platform promosi berkelanjutan.

"Ini merupakan platform promosi berkelanjutan yang sangat baik untuk memberikan kesempatan bagi UMKM Indonesia masuk ke dalam rantai pasok industri makanan dan minuman regional, bahkan global," ujarnya.

Fajarini mengatakan, produk makanan dan minuman merupakan salah satu tulang punggung utama industri Indonesia yang turut menopang ekspor nasional selama lima tahun terakhir.

Tren ekspor produk makanan dan minuman Indonesia terus menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan 23,35 persen secara tahunan pada 2025. Hal yang sama juga terlihat pada ekspor ke Singapura yang tumbuh 23,21 persen secara tahunan.

Kemendag juga mendorong upaya promosi yang berkelanjutan melalui penguatan kerja sama dengan BI, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan sektor lainnya, secara sinergis untuk mendukung UMKM industri makanan dan minuman Indonesia menembus rantai pasok regional dan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.