Ratusan Lulusan SMK Bekasi Berangkat ke Jepang-Jerman, Program Ini Jadi Senjata Lawan Pengangguran
📅 Kamis, 30 Apr 2026, 20:00 WIB | Oleh: Tim PenulisWakil Ketua Umum Kadin Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, menyatakan pihaknya menyambut baik kebijakan tersebut.
“Hal ini tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan sementara dan meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga strategis dalam menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, daya beli masyarakat dapat terjaga karena peserta magang—terutama lulusan baru—mendapatkan uang saku setara upah minimum kabupaten/kota (UMK).
Sarman juga mendorong agar program Magang Nasional dibuka seluas mungkin, tidak hanya bagi fresh graduate, tetapi juga bagi lulusan perguruan tinggi yang belum mendapatkan pekerjaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dengan demikian, mereka yang sudah beberapa tahun belum bekerja tetap memiliki kesempatan untuk ikut program magang,” katanya.
Selain itu, ia menilai perlu adanya mekanisme pergantian peserta jika selama program berlangsung ada peserta yang diterima bekerja dan mengundurkan diri dari program.
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, sebanyak 16.112 peserta lolos seleksi Magang Nasional 2025 tahap I. Namun, jumlah peserta aktif menurun menjadi 11.949 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Jika ada peserta yang mengundurkan diri, slot kosong diharapkan bisa langsung diisi,” ujar Sarman.
Ia berharap program ini mampu membekali peserta dengan kompetensi serta pengalaman dunia kerja dari berbagai aspek, sehingga lebih siap memasuki pasar kerja setelah program selesai.
“Dunia usaha sangat menyambut baik penambahan kuota ini, terutama di tengah sempitnya lapangan pekerjaan akibat dampak geopolitik global yang menekan sektor swasta,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!