Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apakah Pluto Bisa Kembali Jadi Planet?

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 07:13 WIB | Oleh:

Temuan ini mengubah citra Pluto dari bongkahan es mati menjadi dunia aktif yang dinamis. Banyak ilmuwan planetologi menilai objek sekompleks itu layak disebut planet, terlepas dari posisi orbitnya.

Definisi Baru Planet

Sejumlah peneliti, termasuk ilmuwan misi Pluto seperti Alan Stern, telah lama mendorong definisi geofisika. Dalam pendekatan ini, planet ditentukan berdasarkan sifat fisiknya: cukup besar hingga berbentuk bulat, memiliki struktur internal, dan bukan bintang. Jika definisi tersebut dipakai, Pluto akan kembali menjadi planet. Bahkan jumlah planet di Tata Surya bisa bertambah menjadi puluhan, termasuk Ceres, Eris, Haumea, dan Makemake.

Meski begitu, tidak semua astronom setuju. Sebagian ilmuwan menilai syarat “membersihkan orbit” penting karena membedakan planet dominan seperti Bumi atau Jupiter dari objek kecil di kawasan padat. Ada pula kekhawatiran bahwa jika definisi diperluas, buku pelajaran akan dipenuhi puluhan planet baru yang membingungkan masyarakat.

Untuk saat ini, status resmi Pluto masih tetap planet katai. Belum ada keputusan baru dari IAU. Namun dukungan dari Jared Isaacman menunjukkan bahwa perdebatan tersebut belum selesai. Lebih dari sekadar nomenklatur, isu Pluto mencerminkan bagaimana ilmu pengetahuan terus berubah mengikuti data baru. Apa yang dulu dianggap benar bisa ditinjau ulang ketika bukti baru muncul.

Pluto mungkin kecil dan jauh di pinggiran Tata Surya, tetapi kemampuannya memicu debat global tetap luar biasa besar. Dan kini, dengan dukungan pimpinan NASA sendiri, peluang Pluto untuk kembali disebut planet meski belum pasti tak lagi terdengar mustahil. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.