Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lautan Luas Sulap 2,2 Ton Sampah Plastik Jadi Bangunan Sekolah Ramah Lingkungan

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 17:57 WIB | Oleh:
Lautan Luas Sulap 2,2 Ton Sampah Plastik Jadi Bangunan Sekolah Ramah Lingkungan Doc: Lautan Luas
Ket. Acara pembangunan sekolah ramah lingkungan di wilayah Mauk, Kabupaten Tangerang dengan memanfaatkan 2,2 ton sampah plastik menjadi eco-blocks yang diadakan pada hari Sabtu tanggal 18 April 2026.

JAKARTA – PT Lautan Luas Tbk membangun sekolah ramah lingkungan di wilayah Mauk, Kabupaten Tangerang. Bersama Happy Hearts Indonesia, perusahaan meresmikan pembangunan KB Cahaya Persada pada hari Sabtu tanggal 18 April 2026 dengan memanfaatkan material hasil daur ulang limbah plastik.

Sekolah tersebut dibangun menggunakan eco-blocks, material konstruksi inovatif berbahan dasar sampah plastik olahan. Dalam proyek ini, sekitar 2,2 ton sampah plastik berhasil dimanfaatkan kembali menjadi bahan bangunan yang kokoh dan fungsional.

Penggunaan eco-blocks juga disebut memberikan dampak positif terhadap lingkungan dengan membantu mengurangi emisi karbon hingga 5,2 ton CO2. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi berkelanjutan sekaligus menjawab tantangan limbah plastik yang terus meningkat.

Fasilitas pendidikan baru tersebut diharapkan mampu memberikan akses belajar yang aman dan nyaman bagi sekitar 100 penerima manfaat, khususnya anak-anak usia dini di kawasan Mauk dan sekitarnya.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Lautan Luas juga melibatkan karyawan dalam kegiatan sosial melalui aksi sukarela mengecat mural di dinding sekolah. Kehadiran mural berwarna cerah itu ditujukan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan inspiratif bagi para siswa.

Head of Investor Relations, Corporate Communications and ESG PT Lautan Luas Tbk, Eurike Hadijaya, mengatakan pembangunan sekolah tersebut menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Menurutnya, pengolahan sampah plastik menjadi fasilitas pendidikan menunjukkan bahwa limbah dapat diubah menjadi sesuatu yang bernilai tinggi jika dikelola dengan tepat.

“Kami berharap fasilitas ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang layak dan nyaman bagi anak-anak di Mauk. Melalui kreativitas karyawan yang dituangkan dalam mural, kami juga ingin menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kolaborasi,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Rabu (29/4).

Apresiasi juga datang dari Ketua HIMPAUDI Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, Juanedi. Ia menyampaikan terima kasih kepada Lautan Luas dan Happy Hearts Indonesia atas perhatian terhadap sektor pendidikan di wilayah tersebut.

Menurutnya, proyek ini bukan hanya menghadirkan gedung sekolah baru, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa sampah plastik dapat diolah menjadi material yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.

PT Lautan Luas Tbk sendiri berdiri sejak 1951 dan dikenal sebagai penyedia bahan baku serta solusi terintegrasi di sektor manufaktur, distribusi bahan kimia, serta layanan pendukung dan jasa. Dengan pengalaman lebih dari tujuh dekade, perusahaan terus mendorong keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab sosial lingkungan di kawasan Asia Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Waooww…Papua Akan Memiliki 3.800 Hektare Sawah

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Waooww…Papua Akan Memilik...
Daerah
Korban Kapal Terbakar Batum...

Tak Ada Ampun, 8,5 Tahun untuk Mantan Bupati Pati Sudewo

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Ada Ampun, 8,5 Tahun un...

IQAir: Waspadai Polusi Jakarta

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
IQAir: Waspadai Polusi Jakarta

Transportasi Massal, Kereta Makin Jadi Pilihan Warga Sukabumi

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Transportasi Massal, Kereta...
Megapolitan
Gubernur DKI Peluang Kolabo...

Seribu Hari Pertama Kehidupan Harus Sangat Dicermati

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Seribu Hari Pertama Kehidup...

Korsel Dukung Pengembangan Bus Listrik di Bali

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Korsel Dukung Pengembangan ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.