Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kuartal I 2026, BNI Catat Kinerja Solid Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 11:11 WIB | Oleh:

Dari sisi kualitas aset, perbaikan kinerja terus berlanjut dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) membaik menjadi 1,9%, Loan at Risk berada di level 8,6% atau sudah lebih baik dari level sebelum pandemi, serta credit cost di level 1,1% sesuai dengan guidance.

Kombinasi pertumbuhan bisnis yang sehat, peningkatan pendapatan bunga bersih dan pendapatan non bunga serta kualitas aset yang semakin resilien menghasilkan laba bersih sebesar Rp5,6 triliun hingga kuartal I 2026.

Fundamental keuangan BNI juga tetap terjaga kuat, tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 83,5% serta rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) di level 18,5%, jauh di atas ketentuan regulator. Hal ini mencerminkan peran intermediasi yang optimal serta struktur permodalan yang sehat.

"Kinerja ini menunjukkan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi, dan pengelolaan risiko yang disiplin,” tutur Paolo.


Penguatan Permodalan

Paolo menjelaskan, dalam rangka mendukung penguatan struktur permodalan, perusahaan telah menerbitkan instrumen Additional Tier-1 (AT1) sebesar USD700 juta atau setara Rp11,9 triliun pada April 2026.

Penerbitan AT1 ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya dilakukan pada 2021, sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan investor global yang tercermin dari permintaan yang mencapai lebih dari USD2,5 miliar atau oversubscribe hingga 3,6 kali dari nilai penerbitan.

Instrumen AT1 tersebut bersifat subordinasi, perpetual, serta non-cumulative, dan diterbitkan di pasar global berdasarkan Regulation S serta dicatatkan di Singapore Exchange (SGX), sebagai bagian dari strategi optimalisasi struktur permodalan perseroan.

Sedangkan Direktur Risk Management BNI David Pirzada menuturkan bahwa BNI terus mendorong penerapan strategi keberlanjutan secara menyeluruh, baik dalam aktivitas operasional maupun penyaluran pembiayaan.

Komitmen tersebut tercermin melalui penguatan inisiatif keuangan berkelanjutan, serta integrasi prinsip LST/ESG dan TJSL dalam kebijakan jangka panjang, guna memastikan keseimbangan antara kinerja bisnis dan kontribusi terhadap lingkungan serta masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin dari penerbitan Sustainability Bond senilai Rp5 triliun pada 2025 dengan peringkat “idAAA”, serta Green Bond Rp5 triliun pada 2021, yang dananya digunakan untuk mendukung pembiayaan berwawasan lingkungan dan sosial sesuai standar nasional dan internasional.

“BNI berkomitmen untuk terus memperluas pembiayaan berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau,” kata David.

Di sisi pembiayaan, BNI terus memperluas portofolio berkelanjutan melalui Sustainability Linked Loan (SLL) dan skema green financing guna mendorong peningkatan kinerja ESG nasabah serta mendukung upaya penurunan emisi menuju target Net Zero Emission 2060.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
PETI Kembali Dibuka di Goro...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.