Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sukses Atasi Stunting dan Kemiskinan, Riau Dapat Hadiah Rp3 Miliar

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 04:30 WIB | Oleh:

Menurut dia, selama satu setengah tahun masa Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih difokuskan untuk menurunkan angka masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

"Tentu pemerintah hari ini baru satu setengah tahun ya, akan ada saatnya kita bergerak untuk mengatasi yang rentan miskin. Sabar, kita akan terus bekerja keras, tetapi yang paling pokok kita tuntaskan dulu yang miskin ekstrem," kata Muhaimin Iskandar.

Pemerintah menargetkan bisa mencapai nol persen kemiskinan ekstrem pada akhir 2026. Sementara kemiskinan nasional ditarget turun menjadi 4,5 persen - 5 persen pada 2029.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2026, jumlah masyarakat yang rentan miskin saat ini sebesar 67,93 juta jiwa atau mengalami kenaikan 24,12 persen.

Sementara masyarakat yang menuju kelas menengah sebesar 141,95 juta jiwa atau turun 50,41 persen. Jumlah masyarakat miskin sebesar 23,85 juta jiwa.

Masyarakat kelas menengah sebesar 46,71 juta jiwa atau 16,59 persen. Kelas atas hanya 1,18 juta jiwa atau 0,42 persen.

Menurut dia, jumlah masyarakat rentan miskin tercatat masih sangat besar dan cenderung meningkat akibat krisis global.

"Di sisi yang lain, kita terus bekerja sekuat tenaga untuk menjaga agar kelas menengah tidak turun kelas. Kelas menengah kita adalah kelas yang memiliki kerentanan akibat goncangan ekonomi yang bersumber dari berbagai masalah baik nasional maupun di tingkat global," kata Muhaimin Iskandar dalam pembukaan Rakernas Ikatan Alumni Universitas Terbuka di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/4).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.