Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Anggap Remeh, Ini Risiko Serius Nyeri Lutut yang Perlu Diwaspadai Perempuan

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 13:41 WIB | Oleh:
Jangan Anggap Remeh, Ini Risiko Serius Nyeri Lutut yang Perlu Diwaspadai Perempuan Doc: CNA
Ket. Nyeri lutut dapat menjadi indikasi awal gangguan sistem penggerak tubuh atau muskuloskeletal yang lebih serius.

Nyeri lutut masih sering dianggap keluhan ringan oleh banyak perempuan, padahal kondisi ini dapat menjadi indikasi awal gangguan sistem penggerak tubuh atau muskuloskeletal yang lebih serius.

Dokter Spesialis Ortopaedi dan Traumatologi Siloam Hospitals Mampang dr. I Made Yudi Mahardika, Sp.OT, mengatakan perempuan diketahui memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa kondisi tertentu, seperti cedera ligamen lutut dan osteoporosis.

“Hal ini berkaitan dengan faktor hormonal, khususnya peran estrogen dalam memengaruhi kekuatan ligamen dan kepadatan tulang, serta faktor anatomi dan biomekanik, termasuk perbedaan struktur panggul dan pola gerakan tubuh,” ujar I Made Yudi dalam keterangannya yang diterima di Jakarta pada Senin (27/4).

Ia mengatakan keluhan seperti nyeri lutut tidak boleh dianggap sebagai kelelahan biasa dan perlu dievaluasi sejak dini.

Meningkatnya gaya hidup aktif membuat banyak perempuan dapat menjalani berbagai peran sekaligus, baik sebagai profesional maupun ibu rumah tangga yang aktif secara fisik.

Hal ini dapat membuat munculnya risiko kesehatan yang tidak disadari dan dapat berkembang bertahan sejak usia muda.

Keluhan seperti nyeri lutut saat naik tangga, pegal berkepanjangan, atau ketidaknyamanan saat berolahraga kerap dianggap sebagai hal yang wajar. Padahal, secara klinis, gejala tersebut dapat menjadi indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.

Lebih lanjut, keterlambatan dalam mengenali dan menangani gejala awal dapat berujung pada kondisi yang lebih kompleks, termasuk penurunan fungsi sendi hingga kebutuhan intervensi medis yang lebih lanjut.

Oleh karena itu, peningkatan kesadaran dan deteksi dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas hidup perempuan dalam jangka panjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
Nasional
Pascagempa di Laut Sulawesi...
Ekonomi
IHSG Pagi Ini Melemah, Dipi...
Megapolitan
PWI Jaya Gelar OKK Peningka...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.