Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Lombok Timur Percepat Serapan Gabah Petani saat Musim Panen

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 13:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Lombok Timur Percepat Serapan Gabah Petani saat Musim Panen Doc: ANTARA
Ket. Kepala Bulog Lombok Timur Dindy Wida Pusparanti (Tengah).

LOMBOK TIMUR – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) cabang Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mempercepat serapan gabah petani saat musim panen pada musim penghujan pertama 2026.

"Ketersediaan stok beras di Lombok Timur dalam kondisi aman. Hingga saat ini, stok beras yang siap disalurkan tercatat mencapai sekitar 30 ribu ton," kata Kepala Bulog Lombok Timur, Dindy Wida Pusparanti, di Lombok Timur, Senin (27/4).

Ia mengatakan pihaknya terus melakukan pengadaan beras seiring masuknya musim panen. Dari target pengadaan sebesar 45 ribu ton setara beras, realisasi saat ini telah mencapai sekitar 45 persen.

“Pengadaan masih terus berproses. Apalagi sekarang sudah mulai masuk masa panen, sehingga kami berupaya maksimal untuk menyerap hasil produksi petani secara optimal,” katanya.

Meski demikian menurut , Dindy mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam proses serapan, di antaranya kesiapan gudang, koordinasi dengan pihak penggilingan, faktor cuaca, hingga distribusi angkutan.

“Beberapa hal memang menjadi perhatian kami, seperti kesiapan gudang dan sinergi dengan penggilingan," katanya.

Selain itu faktor cuaca dan transportasi juga ikut mempengaruhi, namun sejauh ini  semua masih berjalan lancar.

Dari sisi kemitraan, Bulog Lombok Timur saat ini telah menggandeng lebih dari 30 mitra, dan jumlah tersebut terus bertambah. 

"Perluasan jaringan kemitraan juga dilakukan ke sejumlah wilayah yang sebelumnya belum banyak tersentuh," katanya.

Ia mengatakan pihaknya mulai ekspansi ke daerah selatan seperti Jerowaru dan Keruak wilayah Lombok Timur. 

"Di sana kami rangkul pelaku usaha yang sebelumnya belum banyak bermitra, kemudian kami bina bersama dinas terkait agar ke depan bisa lebih mandiri,” katanya.

Bulog berharap, dengan optimalisasi serapan dan perluasan kemitraan ini, ketersediaan beras di Lombok Timur tetap terjaga sekaligus mampu mendukung kesejahteraan petani lokal.

"Semoga langkah ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para petani di Lombok Timur," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

47 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

53 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...
Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...
Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.