Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Siapkan Kebijakan untuk Dukung Pengembangan Industri Gim

📅 Senin, 27 Apr 2026, 17:57 WIB | Oleh:
Pemerintah Siapkan Kebijakan untuk Dukung Pengembangan Industri Gim Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mencoba produk gim lokal saat mengunjungi Gambir Studio di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (25/4).

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan kebijakan untuk mendukung pengembangan industri gim nasional serta meningkatkan daya saing produk gim dalam negeri di pasar global.

"Kami terus melakukan diskusi terkait insentif, kajian, dan regulasi untuk memperkuat subsektor gim," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian yang dikonfirmasi pada Senin (27/4).

"Harapannya, kebijakan ini dapat menjawab kebutuhan industri sekaligus mendorong pelaku kreatif agar tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa tumbuh dan lebih sejahtera," kata dia.

Dia menyampaikan bahwa industri gim nasional terus tumbuh. Ada lebih dari 40 gim lokal yang dirilis dalam setahun terakhir.

Saat mengunjungi Gambir Studio di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (25/4), Menteri Ekonomi Kreatif menyoroti peluang besar industri gim lokal untuk berkembang.

Menurut dia, hal itu antara lain terlihat dari peningkatan jumlah pengguna gim lokal KuloNiku bikinan Gambir Studio.

"Dalam waktu kurang dari dua minggu sejak peluncuran, gim ini telah menjangkau hampir 60 ribu pengguna. Ini menunjukkan bahwa gim lokal memiliki peluang besar untuk berkembang dan menjadi kekuatan ekonomi baru," katanya.

Gambir Studio dibentuk tahun 2016 dan telah merilis lebih dari 12 judul gim yang mencatatkan total lebih dari 20 juta unduhan.

Gim yang dikembangkan oleh studio ini antara lain KuloNiku: Bowl Up! yang terinspirasi kuliner khas Indonesia.

"Kami tidak hanya membuat gim, tetapi juga membawa misi budaya. Ada kolaborasi antara kuliner, animasi, dan gim. Ini membuktikan bahwa ekonomi kreatif tidak bisa berdiri sendiri, tetapi harus tumbuh melalui kolaborasi," kata Chief Executive Officer Gambir Studio Shafiq Husein.

Ia menyampaikan bahwa pengembangan KuloNiku tidak lepas dari peran Gamescom 2025 serta dukungan pemerintah dalam membuka akses dan mendorong kolaborasi dengan penerbit produk gim. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

22 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.