Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampung Internet Dongkrak Potensi Pariwisata Desa Jeruk Manis Lombok

📅 Senin, 27 Apr 2026, 17:53 WIB | Oleh:

Musim kunjungan tertinggi biasanya berlangsung pada Juli hingga September, bertepatan dengan masa liburan wisatawan Eropa. Mayoritas wisatawan asing yang datang memang berasal beberapa negara di Benua Biru itu, seperti Prancis, Jerman, dan Inggris.

Semenjak Desa Jeruk Manis terakses internet stabil, hampir seluruh promosi pariwisata, kini dilakukan melalui kanal digital, dengan memanfaatkan media sosial maupun platform lain, seperti Instagram, Google Maps, TikTok, hingga platform perjalanan wisata daring.

Selain usaha penginapan, UMKM desa juga ikut merasakan manfaat hadirnya Kampung Internet. Warga memasarkan aneka makanan ringan, keripik, kerupuk, hingga produk olahan markisa yang kini menjadi salah satu daya tarik baru bagi wisatawan.

Tidak hanya menawarkan keindahan objek wisata alam, Desa Jeruk Manis juga menawarkan konsep wisata yang mengajak pengunjung merasakan langsung kehidupan masyarakat desa.

Wisatawan asing dapat mengikuti kegiatan, seperti proses membuat kopi, membuat minyak kelapa, hingga mengolah padi menjadi beras. Paket wisata semacam itu, oleh sebagian besar wisatawan dinilai menarik karena memberi pengalaman yang tidak mereka rasakan di tempat asalnya.

Pemerintah desa turut mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam hal promosi wisata melalui pelatihan pemasaran digital dan keterampilan usaha. Pelatihan tersebut melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), balai latihan kerja, dan berbagai pihak lain.

Dampak ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan juga mulai dirasakan desa. Beberapa objek wisata dikelola badan usaha milik desa (BUMDes), sehingga pendapatan sektor pariwisata dapat mendorong perputaran ekonomi desa dan pemberdayaan masyarakat.

Manfaat program Kampung Internet dirasakan langsung para pelaku usaha penginapan di Desa Jeruk Manis. Salah satunya pemilik tempat penginapan Rahma Elmas Homestay, Nur Rahma, yang mengaku akses internet stabil membantu promosi usaha, sekaligus meningkatkan kepuasan tamu.

Sebelum tersedia layanan internet dari Kemkomdigi, promosi penginapan berjalan terbatas karena kendala sinyal dan biaya paket data yang harus ditanggung sendiri.

Kondisi itu membuat penginapannya kurang dikenal wisatawan, terutama turis asing yang umumnya mencari penginapan melalui platform digital.

“Internet sangat-sangat bermanfaat dan sangat-sangat membantu kami di sini. Sebelum adanya ini, terlalu sulit untuk mempromosikan apa yang ada di sini dan untuk belajar semua. Lihat semua tamu di sini, turis bisa mengakses, bisa melihat saya dari dunia jauh,” kata Nur Rahma.

Sejak akses internet tersedia, sekitar delapan bulan terakhir, jumlah tamu yang datang meningkat signifikan. Pada hari biasa, kamar yang biasanya hanya terisi empat, hingga lima kali dalam sebulan, kini bisa penuh hampir setiap hari.

Promosi, kini dilakukan melalui berbagai kanal digital, seperti Instagram, Facebook, Google Maps, hingga ulasan pelanggan di internet. Kehadiran internet yang stabil juga membuat wisatawan lebih mudah menemukan lokasi penginapan dan melakukan pemesanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.