Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Swiss Buka Peluang untuk Produk Lokal Bali, UMKM Siap Go Internasional

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Swiss Buka Peluang untuk Produk Lokal Bali, UMKM Siap Go Internasional Doc: Antara
Ket. Pemprov Bali dan Pemerintah Swiss bahas kerja sama promosi UMKM produk lokal Bali di Denpasar, Sabtu 25/4).

Denpasar - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyambut tawaran Wakil Duta Besar Swiss yang mengajak Bali mempromosikan produk lokal di Swiss.

“Kerja sama dengan Swiss dapat menjadi bagian penting dalam menghadirkan solusi inovatif sekaligus membuka akses pasar internasional bagi produk Bali,” kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangan di Denpasar, Sabtu (25/4).

Gubernur Koster mengapresiasi perhatian Pemerintah Swiss dalam memperkuat hubungan dengan Bali, apalagi di sektor UMKM.

Pemprov Bali tengah fokus mengembangkan pariwisata berkualitas berbasis budaya serta memperkuat sektor UMKM produk lokal.

Ia menilai masyarakat Bali memiliki kreativitas tinggi yang perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar global.

“Suatu kehormatan bagi kami di Bali, hubungan Bali dengan Swiss sangat baik, apalagi Bapak Konsul sangat komunikatif dengan kami,” ujarnya.

Selain bahasan dari sisi UMKM produk lokal, keduanya turut membahas sektor pariwisata, dimana jumlah wisatawan asal Swiss yang berkunjung ke Bali mencapai lebih dari 40 ribu orang pada 2025.

Dari catatannya, Gubernur Bali melihat wisatawan Swiss tertib, menghormati budaya lokal, dan memberikan kontribusi positif bagi citra pariwisata Bali.

“WNA Swiss sangat menjunjung tinggi kebudayaan lokal, sopan, dan tidak pernah membuat masalah, sangat respek dengan Bali,” kata dia.

Namun saat ini tantangan di sektor pariwisata turut muncul seperti masalah kemacetan dan lingkungan, seiring dengan lebih dari 7 juta wisatawan mancanegara datang setiap tahun.

Oleh karena itu, Pemprov Bali juga sedang menggenjot pembangunan infrastruktur berkualitas menjadi untuk menunjang pariwisata kelas dunia.

“Kerja sama internasional seperti ini sangat penting untuk mendukung transformasi pariwisata Bali menuju arah yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” tutur Koster.

Wakil Duta Besar Swiss untuk Indonesia Mathias Domenig sendiri terlebih dahulu menyatakan tawaran peluang agar produk lokal Bali masuk pasar Swiss.

Ia bahkan menawarkan fasilitasi pertemuan dengan pelaku usaha dan jaringan di Swiss guna memperkuat akses perdagangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.