Rencana Pembangunan Kantor Pusat Bank Jakarta dan Target Laba Bersih Tahun Buku 2026
📅 Minggu, 26 Apr 2026, 15:30 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri kegiatan Employee Gathering bertajuk Hari Bersama Bank Jakarta dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-65 Bank Jakarta di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Minggu (26/4). Acara yang diikuti sekitar 6.000 karyawan itu menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong transformasi perusahaan ke depan.
Dalam sambutannya, Rano menegaskan pentingnya percepatan transformasi Bank Jakarta agar mampu menjadi bank pembangunan daerah yang modern, adaptif, dan berdaya saing global. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia dan budaya kerja yang solid menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
"Hari ini kita bisa berkumpul dengan 6.000 orang. Saya sangat yakin, tahun depan jumlahnya akan bertambah, minimal menjadi 7.000 orang, karena insyaallah Bank DKI akan terus berkembang," ujar Rano Karno.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung penguatan infrastruktur Bank Jakarta, termasuk rencana pembangunan kantor pusat atau head office yang lebih representatif. Menurutnya, fasilitas tersebut penting untuk mendukung peningkatan kinerja dan citra perusahaan.
"Insyaallah Bank DKI akan memiliki head office yang luar biasa. Mudah-mudahan bisa segera dibangun dan pada 2028 sudah dapat ditempati," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rano mengapresiasi penyelenggaraan Employee Gathering yang dinilai mampu mempererat hubungan antarkaryawan dan memperkuat semangat kolaborasi. Hal ini dianggap penting dalam membangun organisasi yang sehat, profesional, dan siap menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin kompetitif.
Menurutnya, memasuki usia ke-65 tahun, Bank Jakarta telah menunjukkan ketahanan dan kemampuan beradaptasi yang baik. Capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi seluruh insan Bank Jakarta dalam mendukung pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat.
Di tengah dinamika global, Rano juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Jakarta yang tetap berada di angka 5,21 persen, dengan kontribusi terhadap perekonomian nasional mencapai 16,61 persen. Dalam konteks tersebut, Bank Jakarta dinilai memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam menggerakkan roda ekonomi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menyinggung langkah Bank Jakarta yang kini memasuki fase akselerasi transformasi melalui 12 flame drivers sebagai strategi mencapai target laba bersih sebesar Rp1,001 miliar pada 2026 sebagaimana tertuang dalam Rencana Bisnis Bank Jakarta.
"Saya percaya, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko, Bank Jakarta akan mampu mencapai pertumbuhan perbankan yang sehat sekaligus memastikan keberlanjutan kinerja," ungkapnya.
Rano menambahkan, penguatan budaya perusahaan melalui nilai EPICC atau Excellent, Professional, Integrity, Customer-Focused, dan Collaborative harus benar-benar diterapkan dalam keseharian, bukan sekadar slogan semata.
"Pemprov DKI Jakarta terus mendukung upaya Bank Jakarta dalam mempercepat proses transformasi. Saya berharap seluruh jajaran direksi, komisaris, dan insan Bank Jakarta terus menjaga sinergi, semangat inovasi, serta sikap adaptif dalam menghadapi tantangan ke depan," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!