Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Badung Ikut Tanam Mangrove di Tahura Ngurah Rai, Dorong Mitigasi Perubahan Iklim

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 05:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Badung Ikut Tanam Mangrove di Tahura Ngurah Rai, Dorong Mitigasi Perubahan Iklim Doc: Antara
Ket. Penanaman mangrove dan pelepasan burung bertema “Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi” di Kawasan Hutan Tahura Ngurah Rai, Sabtu (25/4).

Badung - Bupati Badung, Bali, I Wayan Adi Arnawa mengikuti aksi penanaman mangrove bertema “Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi” yang diinisiasi Kejaksaan Tinggi Bali untuk melestarikan lingkungan.

“Langkah ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mitigasi perubahan iklim,” ujar Bupati Adi Arnawa di kawasan Tahura Ngurah Rai, Bali, Sabtu (25/4).

Ia mengatakan kegiatan penanaman mangrove harus terus dilakukan bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan khususnya di wilayah pesisir.

Kolaborasi tersebut sekaligus juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian ekosistem mangrove sebagai warisan alam bagi generasi mendatang.

“Untuk itu kami memberikan apresiasi tinggi kepada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani beserta jajaran Kejati Bali atas inisiasinya pada kegiatan lingkungan ini,” kata dia.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Chatarina Muliana Girsang menjelaskan kegiatan itu mencerminkan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, terutama sebagai upaya melindungi bumi sebagai rumah bersama.

Terkait kegiatan penanaman mangrove, menurut dia hutan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan alam.

Ia menambahkan kawasan mangrove Tahura Ngurah Rai Benoa merupakan salah satu ekosistem pesisir penting di Bali yang berfungsi sebagai sumber aneka ragam hayati sekaligus paru-paru hijau yang vital bagi keseimbangan lingkungan.

“Selain berfungsi sebagai pelindung alami, pantai dari abrasi, gelombang, dan intrusi air laut, mangrove juga merupakan habitat penting untuk berbagai jenis biota serta memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap dan menyimpan karbon,” jelas dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Luar Negeri
NTT Bikin Kejutan! Neraca P...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.