Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Pangan: Program MBG Utamakan Standar Gizi

📅 Jumat, 17 Jan 2025, 10:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menko Pangan: Program MBG Utamakan Standar Gizi Doc: antara
Ket. Menko Pangan Zulkifli Hasan berdiskusi bersama anak-anak pada ujicoba Program MBG di PAUD Asoka, Makassar, Jumat (17/1/2025).

MAKASSAR - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, mengakui tidak semua anak menyukai menu makanan yang disediakan mengingat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengutamakan standar gizi. 

"Yang paling penting dari ahli gizi itu memenuhi standar gizinya. Belum tentu anak-anak suka, misalnya saat pagi di rumah sukanya makan mi tapi standar gizi itu harus ada karbohidrat, protein dan sayur-sayuran," katanya saat meninjau ujicoba MBG di PAUD Asoka Makassar, Jumat (17/1).

Ia menjelaskan, jika fokus pada menu yang disukai anak-anak tanpa memprioritaskan kandungan gizi sesuai standar ahli gizi, maka dikhawatirkan saat diuji setelah 5 atau 10 tahun ke depan, ternyata hasilnya tidak seperti yang diharapkan.  

Seperti halnya dengan pertumbuhan dan kecerdasan si anak dan lainnya justru tidak maksimal.

Untuk itu, kata dia, menu makanan yang tersedia melalui Program Makan Bergizi Gratis di seluruh daerah telah disesuaikan oleh ahli gizi. Apalagi anak-anak memang sudah seharusnya dibiasakan untuk mengkonsumsi makanan-makanan bergizi. 

"Jadi untuk itu ahli gizi melihat ada standar yang harus terpenuhi untuk kebutuhan minimal," ujarnya didampingi Pj Gubernur Sulsel Fadjry Djufry.

Dalam kesempatan ini pula, dirinya mengakui jika menu yang disiapkan dalam Program MBG dari berbagai daerah cukup beragam seperti ayam, tempe orak arik dan sebagainya.

Dirinya juga menyempatkan bercengkerama dengan anak-anak dan menanyakan menu yang disediakan pada ujicoba MBG di lokasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.