Strategi Pemprov DKI Jakarta Perluas Akses Pendidikan Tinggi Lewat Program KJMU
📅 Kamis, 23 Apr 2026, 19:40 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tangerang Selatan, Banten. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen mahasiswa penerima bantuan pendidikan untuk berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Rano Karno menekankan pentingnya menjaga capaian akademik sekaligus membangun karakter. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan tetap menjunjung tinggi etika dan integritas.
"Kami ingin mahasiswa KJMU tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial," ujar Rano Karno.
Ia menegaskan, pendidikan merupakan instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial. Oleh karena itu, penerima KJMU diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan ini secara optimal.
"Gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Rano Karno.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rano juga mengingatkan bahwa masih banyak calon mahasiswa lain yang belum memperoleh kesempatan serupa. Ia berharap para penerima KJMU saat ini dapat menjadi generasi pemimpin masa depan yang membawa Jakarta ke arah yang lebih maju.
"Momentum menuju 500 tahun Kota Jakarta menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda," tuturnya.
Sementara itu, salah satu penerima KJMU dari Fakultas Aqidah dan Filsafat Islam UIN Jakarta, Muhammad Kadafi, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia menyebut bantuan tersebut membuatnya dapat fokus pada pendidikan tanpa terbebani biaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya senang dapat menerima KJMU. Saya bisa fokus belajar dan meningkatkan prestasi akademik," ujar Muhammad Kadafi.
Ia juga mengungkapkan kondisi keluarganya yang tidak mudah, termasuk ibunya yang mengalami stroke sejak dirinya masih kecil. Bantuan KJMU serta dukungan dari pemerintah daerah dinilai sangat membantu keberlangsungan pendidikannya.
"Yang paling penting adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Sebagai informasi, jumlah penerima KJMU Tahap II Tahun 2025 mencapai 16.920 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Khusus di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tercatat sebanyak 1.986 mahasiswa menerima program tersebut, terdiri atas penerima baru dan lanjutan.
Program KJMU menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Hal ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!