Rupiah Hari Ini Tertekan, Kenaikan Harga Minyak Jadi Biang Kerok
📅 Kamis, 23 Apr 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim PenulisAnadolu melaporkan bahwa harga energi melonjak karena ketidakpastian tentang gencatan senjata AS-Iran yang rapuh dan risiko negosiasi damai gagal, sehingga memicu kekhawatiran baru tentang gangguan pasokan global.
Mengutip Xinhua, harga minyak mentah Brent berada di sekitar 102,25 dolar AS per barel pada pukul 02:00 GMT per Rabu, sementara patokan AS West Texas Intermediate (WTI) naik menjadi sekitar 93,47 dolar AS per barel.
Melihat sentimen domestik, penjualan obligasi pemerintah di semua tenor memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas dan arah kebijakan ekonomi ke depan.
Aksi jual obligasi pemerintah tercermin dari kenaikan imbal hasil di hampir semua tenor, baik pendek, menengah dan panjang.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Imbal hasil tenor 1 tahun naik 9,5 basis points (bps), 2 tahun 2,1 bps. Begitu juga 3 dan 4 tahun masing-masing 10,2 bps dan 12,2 bps. Tenor 5 tahun naik 12,2 bps, bahkan tenor acuan 10 tahun naik 9,1 bps menjadi 6,73 persen,” ungkap Rully.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.308 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.179 per dolar AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!