Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Dampak El Nino Gozila, Mataram Siapkan Langkah Mitigasi Kekeringan

📅 Kamis, 23 Apr 2026, 08:01 WIB | Oleh:
Antisipasi Dampak El Nino Gozila, Mataram Siapkan Langkah Mitigasi Kekeringan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram H Lalu Johari saat ditemui di Kantor Wali Kota Mataram, Rabu (22/4-2025).

MATARAM - Dinas Pertanian Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mulai melakukan antisipasi kondisi lahan pertanian terhadap dampak El Nino "Gozila" atau kemarau panjang yang diprediksi terjadi tahun 2026.

"Meskipun pengalaman musim kemarau tahun-tahun sebelumnya Kota Mataram tidak terlalu terdampak seperti daerah lainnya, namun kami harus tetap melakukan antisipasi," kata Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram H Lalu Johari di Mataram, Rabu.

Menurutnya, berbagai langkah yang dilakukan untuk antisipasi dampak El Nino "Gozila" antara lain, melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi kekeringan untuk segera mengajukan calon petani calon lokasi (CPCL) untuk bantuan irigasi perpompaan (IrPom) dan perpipaan dilakukan melalui kelompok tani (Poktan).

Kemudian melakukan pembersihan dan perbaikan saluran irigasi yang ada di masing-masing wilayah. Mengoptimalkan pengelolaan air irigasi melalui rehabilitasi jaringan irigasi, embung, sumur air dangkal dan sumber air lainnya serta memanfaatkan pompanisasi, perpipaan dan irigasi perpompaan.

Selain itu, mendorong percepatan tanam untuk lokasi-lokasi yang pengolahan tanah sudah dilakukan karena ketersediaan air masih ada dan hujan masih turun akibat anomali cuaca.

Petani juga di arahkan menanam dengan menggunakan varietas padi yang tahan terhadap kekeringan atau membutuhkan sedikit air seperti varietas Inpari 32 dan Ciherang.

"Upaya-upaya tersebut juga menjadi early warning system, antisipasi dini dan mitigasi potensi kekeringan," katanya.

Dia berharap, melalui langkah-langkah tersebut diharapkan para petani bisa siaga menghadapi dampak El Nino Gozila tahun 2026, dan meminimalkan dampak risiko yang ditimbulkan sehingga petani tetap bisa mendapatkan hasil panen maksimal.

Di sisi lain, Johari menyebutkan, luas baku sawah Kota Mataram tahun 2026 tercatat 1.178,69 hektare dengan luas tanam sampai dengan tanggal 6 April 2026 sebanyak 924,44 hektare.

"Sedangkan, luas panen di Kota Mataram sampai dengan tanggal 6 April 2026 sebanyak 895,80 hektare," katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.