Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Kutai Timur Hilirisasi Sawit Dorong Ketahanan Energi Nasional

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 05:45 WIB | Oleh:
Pemkab Kutai Timur Hilirisasi Sawit Dorong Ketahanan Energi Nasional Doc: antara foto
Ket. Petani panen sawit di Kutai Timur.

SANGATTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur melakukan hilirisasi kelapa sawit untuk mendukung ketahanan energi nasional, karena sawit bukan hanya menghasilkan minyak goreng, tetapi juga bensin dan biomassa menjadi biofuel.

"Pemerintah daerah terus mendorong transformasi ekonomi, yakni dari daerah penghasil bahan baku menjadi pusat industri berbasis produk turunan, salah satunya komoditas kelapa sawit," kata Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Sangatta, Selasa (21/4).

Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang menempatkan sawit sebagai komoditas strategis nasional dalam mendukung ketahanan energi.

Kutim memiliki peluang besar dalam mendukung ketahanan energi terbarukan secara nasional, karena luas kebun sawit di kabupaten mencapai 5.29.586 hektare dengan produksi 7,76 juta ton tandan buah segar (TBS).

Ia menyebut produksi crude palm oil (CPO) juga luar biasa yang mencapai 4,6 juta ton, sehingga pada 2023 Kabupaten Kutim menjadi penghasil CPO terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur.

Menurutnya, hilirisasi sawit tidak hanya untuk meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, keterlibatan aktif perusahaan perkebunan dinilai penting dalam mendukung hilirisasi.

Ia menekankan perusahaan tidak hanya berorientasi pada produksi bahan mentah, tetapi juga diminta berkontribusi melalui hilirisasi industri yang berkelanjutan.

"Pemerintah telah menyiapkan fondasi kuat dengan menghadirkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) sebagai pusat pengembangan industri," katanya.

Kawasan ini dinilai strategis karena didukung akses logistik yang efisien, bahkan pelabuhan di kawasan itu juga berada di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang menjadi lintasan perdagangan internasional.

Ia mendorong langkah konkret para pemangku kepentingan untuk mempercepat realisasi investasi di sektor ini, termasuk sejumlah perusahaan perkebunan dapat segera membangun pabrik pengolahan seperti kilang minyak (refinery) hingga pabrik biodiesel di KEK Maloy.

Dengan keberadaan industri pengolahan sawit di daerah, kata dia, pemda dan pihak terkait bisa menekan biaya logistik, meningkatkan daya saing produk, dan yang terpenting menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

"Ini bukan hanya peluang bisnis, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi investor yang ingin tumbuh bersama Kutim, baik investor lokal, nasional, maupun luar negeri," ujar Ardiansyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Bangkit untuk C...
Luar Negeri
Gempa Jepang Picu Ledakan d...
Daerah
Tata Kelola BBM Subsidi di ...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Dinaikkan Setelah Delapan Tahun tanpa Penyesuaian, Ini Besarannya

Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Dinaikkan Setelah Delapan Tahun tanpa Penyesuaian, Ini Besarannya

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 2
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.