Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komnas HAM Dorong Perbaikan SPPG demi Jamin Keamanan Program Makan Bergizi Gratis

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komnas HAM Dorong Perbaikan SPPG demi Jamin Keamanan Program Makan Bergizi Gratis Doc: Antara
Ket. Kegiatan Diskusi Kelompok Terfokus (Focus Group Discussion/FGD) mengenai pemenuhan hak anak, hak atas pangan, hak atas kesehatan, dan hak atas rasa aman dalam tata kelola serta penyajian program MBG di Komnas HAM Jakarta, Rabu (22/4).

Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong pemerintah memperkuat perbaikan dan penertiban Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari penguatan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya optimal bagi anak.

Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi menegaskan langkah pembenahan tersebut penting untuk memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga di tengah skala program yang besar.

“SPPG tentu tidak mungkin secara sengaja meracuni makanan anak. Tapi jika tata cara memasak tidak benar, bahan makanan tidak tepat, atau kebersihan tidak terjaga sehingga menimbulkan bakteri atau virus, itu adalah bentuk kelalaian yang menimbulkan korban,” ujarnya usai kegiatan Diskusi Kelompok Terfokus (Focus Group Discussion/FGD) mengenai pemenuhan hak anak, hak atas pangan, hak atas kesehatan, dan hak atas rasa aman dalam tata kelola serta penyajian program MBG di Jakarta, Rabu (22/4).

Ia menekankan bahwa potensi kelalaian harus dicegah melalui penguatan sistem dan standar operasional, sehingga tidak mengganggu tujuan utama program dalam meningkatkan gizi anak.

“Pelanggaran HAM itu bukan hanya tindakan sengaja, tapi juga karena kelalaian. Jadi bukan hanya by commission (pelanggaran yang terjadi karena tindakan aktif/sengaja), tapi juga by omission (pelanggaran yang terjadi karena kelalaian atau tidak melakukan kewajiban),” katanya.

Komnas HAM mencatat adanya temuan awal di lapangan yang masih perlu pendalaman lebih lanjut, termasuk laporan keracunan, sehingga diperlukan langkah korektif berbasis data.

Menurut dia, perbaikan tidak hanya pada aspek teknis dapur, tetapi juga mencakup tata kelola menyeluruh dari hulu hingga hilir, termasuk kualitas bahan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan.

“Jadi kita ingin melihat tata kelola dari hulu ke hilir program MBG ini,” katanya.

Komnas HAM juga menilai penguatan SPPG harus diiringi dengan pengawasan berlapis serta dukungan lintas lembaga agar pelaksanaan program tetap akuntabel dan berkelanjutan.

Di sisi lain, ia menegaskan program MBG tetap menjadi intervensi strategis pemerintah yang perlu dijaga keberlanjutannya dengan perbaikan berkelanjutan.

“Program ini kemungkinan tidak bisa dibatalkan atau dihentikan. Yang bisa dilakukan adalah perbaikan di berbagai aspek,” ujarnya.

Komnas HAM menyatakan akan memberikan rekomendasi berbasis kajian untuk mendukung penyempurnaan implementasi MBG, termasuk penguatan standar SPPG, guna memastikan program berjalan efektif, aman, dan memberikan dampak nyata bagi pemenuhan gizi anak.

Diskusi tersebut menghadirkan dokter dan ahli gizi masyarakat lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr dr Tan Shot Yen MHum serta Direktur Kebijakan Publik dan Pendiri Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Media Wahyudi Askar, PhD.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.