Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump: AS Belum Perlu Serang Iran

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 23:13 WIB | Oleh:
Trump: AS Belum Perlu Serang Iran Doc: AFP

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meyakini serangan terhadap Iran belum diperlukan untuk saat ini, berbeda dengan sikap Israel, demikian lapor Axios pada Selasa (3/2) dengan mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.

Menurut laporan tersebut, pejabat militer Israel, termasuk Kepala Staf Umum Eyal Zamir, baru-baru ini mengunjungi Washington untuk memberi pengarahan kepada Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Dan Caine, mengenai situasi di kawasan.

“Dapat dikatakan dengan aman bahwa tidak ada hasil dari pertemuan itu yang mengubah pandangan dia maupun presiden terkait serangan terhadap Iran … Sebenarnya Israel yang menginginkan serangan. Presiden sama sekali belum sampai ke titik itu,” kata seorang pejabat AS kepada media tersebut.

Pejabat senior lainnya mengatakan bahwa Trump “benar-benar tidak ingin melakukannya.”

Senada, tiga penasihat Trump menyebutkan bahwa peluncuran operasi militer saat ini akan menjadi kesalahan, dengan salah satu di antaranya mengatakan bahwa banyak orang di lingkaran dekat Trump bersikap skeptis terhadap langkah tersebut.

Penasihat lainnya menilai bahwa operasi itu hanya akan merusak kebijakan regional dan internasional yang dijalankan oleh AS.

Ketika ditanya mengenai prospek perundingan AS dan Iran, para pejabat AS mengatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei belum siap menerima persyaratan Washington untuk kesepakatan nuklir, sementara presiden AS benar-benar berupaya mencari resolusi melalui jalur diplomasi.

Para pejabat itu turut membantah bahwa Trump mengirim utusannya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebagai kedok untuk serangan mendadak.

Sebelumnya pada Senin (2/2), Axios melaporkan bahwa Witkoff akan bertemu dengan Araghchi pada Jumat untuk membahas prospek kesepakatan nuklir.

Trump, pada Januari lalu, mengatakan bahwa sebuah “armada besar” sedang menuju ke Iran, sembari menambahkan bahwa ia berharap Teheran bersedia bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan yang “adil dan seimbang” yang mencakup pengabaian total terhadap senjata nuklir.

Presiden AS itu memperingatkan bahwa jika tidak tercapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran, setiap serangan AS di masa depan terhadap negara itu akan “jauh lebih buruk” dibandingkan serangan sebelumnya. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.