Kerusuhan Suporter Warnai Big Match Liga Paraguay, Laga Olimpia vs Cerro Porteño Terhenti
📅 Selasa, 21 Apr 2026, 00:15 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraASUNCION, PARAGUAY – Pertandingan sepak bola antara Club Olimpia dan Cerro Porteño terpaksa dihentikan pada Minggu waktu setempat setelah terjadi bentrokan antara suporter dan aparat kepolisian di stadion ibu kota Paraguay. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka.
Otoritas Paraguay memutuskan untuk menangguhkan laga yang digelar di Defensores del Chaco Stadium setelah situasi keamanan di tribun tidak terkendali. Pertandingan yang disaksikan sekitar 40.000 penonton itu akhirnya dihentikan saat baru berjalan 29 menit.
Menurut saksi mata, kericuhan dipicu oleh ledakan petasan berkekuatan tinggi yang diduga diselundupkan ke area tribun pendukung Cerro Porteño. Situasi semakin memanas ketika sejumlah suporter dilaporkan merebut perisai anti huru-hara milik polisi dan mengaraknya di depan kerumunan layaknya trofi.
Aparat kepolisian merespons dengan menembakkan peluru karet dan gas air mata ke arah tribun guna membubarkan massa. Rekaman televisi memperlihatkan kepanikan di dalam stadion, dengan asap tebal menyelimuti sebagian area tribun dan ratusan penonton berlarian turun ke lapangan untuk menyelamatkan diri.
Sekitar 100 orang diamankan oleh pihak berwenang menyusul insiden tersebut. Dalam pernyataan resminya, kepolisian menyebut tindakan cepat diambil demi menjamin keselamatan seluruh penonton yang hadir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak keamanan mengungkapkan sedikitnya enam anggota polisi mengalami luka-luka, dengan satu di antaranya dalam kondisi serius dan telah dilarikan ke rumah sakit. Hingga kini belum ada kepastian mengenai jumlah suporter yang mengalami cedera.
Juru bicara rumah sakit, David Torales, menyebut para korban dari pihak kepolisian mengalami cedera kepala, luka robek, kemungkinan luka tusuk, serta berbagai cedera lainnya.
Kepolisian menyatakan tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang memicu kerusuhan. Mereka menegaskan pelaku akan dikenai sanksi, termasuk larangan menghadiri pertandingan olahraga di masa mendatang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Asociación Paraguaya de Fútbol (APF) memiliki aturan bahwa sebuah tim dapat dinyatakan kalah jika suporternya menyebabkan pertandingan dihentikan.
Presiden Olimpia, Rodrigo Nogues, menyatakan klubnya akan mengajukan klaim kemenangan melalui tribunal disiplin APF. Di sisi lain, Presiden Cerro Porteño, Blas Reguera, menilai tanggung jawab keamanan stadion berada di tangan Olimpia sebagai penyelenggara pertandingan.
Saat ini, Olimpia memimpin klasemen liga utama Paraguay, sementara Cerro Porteño berada di posisi kedua, menambah tensi rivalitas yang sudah tinggi sebelum insiden terjadi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!