Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulteng Gandeng Provinsi Sichuan Bangun Kawasan Industri Pertanian

2 Minggu, 22 Feb 2026, 05:25 WIB | Oleh:
Sulteng Gandeng Provinsi Sichuan Bangun Kawasan Industri Pertanian Sulteng Gandeng Provinsi Sichuan Bangun Kawasan Industri Pertanian Doc: antara foto
Ket. Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat menerima delegasi Provinsi Sichuan di Palu, Sabtu (21/2).

PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggandeng Provinsi Sichuan (Tiongkok) untuk membangun kawasan industri pertanian dan perkebunan yang produknya untuk ekspor.

"Sudah saatnya komoditas pertanian menembus pasar global, maka skema industrialisasi berbasis pertanian merupakan langkah konkret dilakukan pemerintah daerah (pemda)," kata Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat menerima delegasi Provinsi Sichuan di Palu, Sabtu (21/2).

Ia mengemukakan, industrialisasi pertanian dan perkebunan menjadi model pertumbuhan ekonomi baru di Sulteng, karena di dalamnya menyangkut juga menyangkut penguatan rantai pasok, peningkatan nilai tambah komoditas unggulan seperti durian, kakao dan kopi yang diarahkan untuk ekspor langsung ke pasar Tiongkok.

Sehingga, kata dia, kerja sama ini bukan sekadar transaksi komoditas, melainkan integrasi kawasan industri di dua negara.

"Kami ingin industrialisasi hasil pertanian, salah satunya durian supaya memberi nilai tambah dan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Jadi di Sulteng ada kawasan industri pertanian dan perkebunan, begitu pun di Sichuan supaya tumbuh bersama sebagai 'sister province',” ujarnya.

Konektivitas antara kawasan industri di Sulteng dan kawasan industri di Sichuan akan menjadi fondasi kuat kerja sama jangka panjang Indonesia-Tiongkok di level daerah.

Menurut dia, Sulteng memiliki posisi strategis sebagai jalur pengiriman langsung komoditas ekspor menuju Tiongkok sehingga rencana investasi pembangunan gudang pendingin atau "cold storage" oleh mitra dari Sichuan menjadi prioritas awal.

"'Cold storage" bukan hanya untuk penyimpanan. Ini bisa berkembang menjadi pusat industri pengolahan durian dan komoditas pertanian lainnya.

"Fasilitas tersebut direncanakan dapat dikembangkan di kawasan industri Palu maupun kawasan industri Siniu Kabupaten Parigi Moutong sebagai kawasan industri hijau," katanya.

Melalui dukungan sistem logistik modern dan "warehousing" dari Sichuan, Sulteng diharapkan mampu membangun ekosistem hilirisasi mulai dari pembekuan (freeze storage), "freeze drying", hingga pengolahan lanjutan kakao dan kopi.

Ia memaparkan, potensi durian Sulteng khususnya berasal dari Parigi Moutong terus menunjukkan tren positif, pada Januari 2026 Sulteng telah mengirim tiga kali durian segar ke Tiongkok dengan nilai ekspor mencapai 1 juta Dolar AS atau setara Rp16 miliar.

“Kami ingin wilayah barat Sulteng juga maju, terutama di sektor pertanian. Saya minta seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti kerja sama ini," kata dia.

Sementara itu delegasi Sichuan, Miss Zheng Shan-shan mengatakan, pihaknya melihat Sulteng sebagai mitra strategis dengan potensi bahan baku besar dan berkelanjutan.

Ia menegaskan perusahaan-perusahaan di Sichuan memiliki pengalaman dalam teknologi pengolahan pangan lanjutan seperti "freeze drying", ekstraksi tanaman maupun pengolahan kakao dan kopi.

Pihaknya sangat tertarik dengan pengembangan industri berbasis pertanian. Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah memiliki potensi bahan baku yang sangat besar.

"Tahap awal kami ingin memastikan kawasan industri dua negara ini berjalan baik sebelum masuk pada investasi yang lebih spesifik,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
CELIOS: Perluasan Pajak Dig...
Luar Negeri
Warga Asli Minang Itu Menja...

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.