Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Niko Kovac Ngamuk, Akui Dortmund Pantas Kalah dan Serahkan Takhta ke Bayern Muenchen

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 20:30 WIB | Oleh:
Niko Kovac Ngamuk, Akui Dortmund Pantas Kalah dan Serahkan Takhta ke Bayern Muenchen Doc: Borussia Dortmund
Ket. Pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac.

JAKARTA - Pelatih Borussia Dortmund Niko Kovac kecewa timnya dikalahkan TSG Hoffenheim dengan skor 1-2 pada laga lanjutan Liga Jerman Bundesliga 2025/2026 di Stadion PreZero Arena, Sinsheim, Jerman, Sabtu (18/4).

"Kekalahan itu sangat disayangkan, tetapi kami pantas mendapatkannya," ujar Kovac, dikutip dari laman Borussia Dortmund, Minggu.

Menurut juru taktik asal Kroasia tersebut, sejak awal pertandingan, Dortmund tidak mampu beradaptasi dengan pertandingan.

Mereka terlalu cepat kehilangan bola dan tidak cukup banyak menciptakan peluang mencetak gol di pertahanan lawan. Kovac juga mengakui Hoffenheim pantas mendapatkan penalti yang berbuah gol pertama setelah eksekusi Andrej Kramaric (42') masuk ke gawang mereka.

"Tangan (pemain Dortmund-red) memang terlalu jauh dari badan. Jadi, saya menerima itu," tutur dia.

Pada babak kedua, Kovac menilai para pemainnya mampu memperbaiki performa dengan lebih banyak mengalirkan bola. 

Hal tersebut berbuah gol penyama kedudukan yang dilesakkan penyerang Dortmund Serhou Guirassy (87'). Akan tetapi, Hoffenheim mampu menggandakan kedudukan berkat gol kedua lagi-lagi dari penalti Kramaric di ujung laga (90+8').

"Babak kedua, permainan kami membaik tetapi tetap tidak dapat membuat peluang untuk mencetak gol. Dan, dengan penalti kedua itu, kami kalah," kata Kovac.

Berdasarkan statistik Bundesliga, pada pertandingan tersebut, Dortmund sebenarnya sedikit dominan daripada Hoffenheim dengan 54 persen penguasaan bola. Akan tetapi, mereka hanya membuat dua tembakan tepat sasaran dari lima percobaan.

Sementara itu Hoffenheim dapat menciptakan empat tembakan tepat sasaran dari sembilan kali percobaan. 

Pada kesempatan yang sama, bek kiri Dortmund, Daniel Svensson, juga mengutarakan kekecewaannya atas kekalahan mereka akibat dua penalti Hoffenheim.

"Tentu saja, sulit menerima kekalahan karena dua penalti. Itu memang bukan performa terbaik kami, bukan seperti cara kami seharusnya bermain," kata pemain asal Swedia itu.

Kekalahan itu membuat Dortmund hampir dipastikan tidak dapat menjuarai Liga Jerman musim ini karena mereka hanya mengoleksi 64 poin dari 30 pertandingan untuk berada di posisi kedua.

Hal itu karena Bayern Muenchen yang bertengger di puncak memiliki 12 poin lebih banyak daripada mereka (76 poin), tetapi baru menuntaskan 29 laga. Karena satu musim Bundesliga memiliki 34 pertandingan, Muenchen cuma memerlukan satu poin lagi untuk menjadi juara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Tailan Umumkan 15 Hari Masa Berkabung

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tailan Umumkan 15 Hari Masa...

Kedatangan Jemaah Haji

49 menit yang lalu | Ones

Nasional
Kedatangan Jemaah Haji
Nasional
Inovasi Harus Berdampak Lan...
Luar Negeri
Korut Tegaskan Isu Denuklir...
Megapolitan
Sekda Berharap Jakarta Juar...
Megapolitan
Jakarta Kokoh Menuju Destin...
Nasional
Pemerintah Diminta Mitigasi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Tembus Rp113 Triliun! Ini Siasat KEK Gresik Sedot Investasi di Awal 2026

Tembus Rp113 Triliun! Ini Siasat KEK Gresik Sedot Investasi di Awal 2026

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.