Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Jatim Minta Warga Waspadai Erupsi Gunung Kelud

25 Minggu, 19 Apr 2026, 21:25 WIB | Oleh:
BPBD Jatim Minta Warga Waspadai Erupsi Gunung Kelud BPBD Jatim Minta Warga Waspadai Erupsi Gunung Kelud Doc: RRI/Hery
Ket. Ketua Tim Pencegahan BPBD Provinsi Jawa Timur, Dadang Iqwandy

KEDIRI - Wilayah kabupaten dan kota di sekitar Gunung Kelud, Provinsi Jawa Timur, diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi. Hal ini mengingat gunung api aktif memiliki siklus letusan yang dapat terjadi dalam periode tertentu.

“Gunung Kelud itu salah satu dari gunung api aktif. Berada di Provinsi Jawa Timur,” ujar Ketua Tim Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur, Dadang Iqwandy, saat menghadiri halal bihalal Forum Jangkar Kelud di Kabupaten Kediri, Sabtu (18/4).

Ia menjelaskan, dari 12 gunung di Jawa Timur, tujuh di antaranya masih aktif dan berpotensi mengalami erupsi, termasuk Gunung Kelud. “Berdasarkan history kejadian erupsi terakhir tahun 2014, beberapa kabupaten yang berada di lingkar Kelud memang harus membangun kesiapsiagaan terjadinya erupsi,” kata dia.

Dalam penanggulangan bencana, Dadang menyebut adanya konsep pentahelix yang melibatkan lima unsur yakni pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media. “Dari unsur masyarakat ini BPBD Provinsi Jatim sering beraktivitas melalui Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB),” ucap dia.

Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mitigasi bencana karena memiliki potensi sumber daya yang besar. “Potensi yang dimiliki oleh masyarakat sangat besar sekali, maka pemerintah harus merangkul salah satu komponen pentahelix, yaitu masyarakat,” tutur dia.

Menanggapi Forum Jangkar Kelud, Dadang menyebut organisasi tersebut memiliki pengalaman panjang dalam kebencanaan. “Jangkar Kelud lebih tua dari BPBD, bahkan ketika erupsi 2014 sudah diurusi oleh Jangkar Kelud,” ujar dia.

Selain itu, BPBD Jawa Timur juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau 2026. “Penyebab kebakaran hutan dan lahan sebagian besar adalah manusia, sehingga perlu dukungan semua pihak agar tidak memicu kebakaran,” kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Menggunakan Vape Merusak Paru-paru, Janin, dan Otak

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Menggunakan Vape Merusak Pa...
Ekonomi
Di WCCE 2026, Kementerian E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.