Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tembus Pasar Amerika, Jenama Kriya Jogja Ini Jadi Incaran Dunia karena Ramah Lingkungan

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 02:35 WIB | Oleh:
Tembus Pasar Amerika, Jenama Kriya Jogja Ini Jadi Incaran Dunia karena Ramah Lingkungan Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, melakukan visitasi ke Workshop Seken Living yang mengembangkan desain berkelanjutan berbasis kayu jati, di Yogyakarta, Selasa (14/4).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menegaskan komitmennya untuk menjadikan inovasi berbasis kearifan lokal dan kelestarian alam sebagai motor penggerak ekonomi nasional yang baru. 

Langkah ini memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan nasional yang dimulai dari daerah, demi menciptakan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Dalam hal ini, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menyoroti bisnis kreatif keberlanjutan sebagai contoh sukses seperti jenama Seken Living yang mengembangkan desain berkelanjutan berbasis kayu jati, di Yogyakarta.

“Seken Living adalah contoh nyata bagaimana kreativitas dapat memberikan nafas baru bagi limbah kayu menjadi produk kriya kelas dunia. Kami sangat mengapresiasi konsistensi jenama ini dalam menjaga ekosistem lingkungan sekaligus memberdayakan perajin lokal di Yogyakarta," ujar Wemenekraf Irene dalam keterangan pers, Kamis.

Seken Living merupakan jenama kriya lokal yang berdiri sejak 2014 dan fokus mengolah kayu bekas menjadi produk estetis serta fungsional, di mana berkembang menjadi ekosistem kreatif terpadu yang memadukan keahlian tradisional dengan manajemen modern guna memenuhi kebutuhan pasar ramah lingkungan.

Wamenekraf Irene menegaskan bahwa Kementerian Ekraf berkomitmen untuk bertindak sebagai akselerator bagi jenama lokal yang memiliki visi keberlanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa produk dengan narasi sustainability seperti ini mendapatkan panggung yang layak di kancah global, karena dunia saat ini tengah mencari produk yang ramah lingkungan," tutur Wemenekraf Irene.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dukungan pendanaan ekspor dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank yang telah didapatkan Seken Living, pemerintah optimistis produk kriya Indonesia akan semakin dominan di pasar global.

"Sinergi antara kreativitas dan dukungan finansial seperti dari Indonesia Eximbank adalah kunci untuk menembus hambatan pasar internasional,” katanya.

Seken Living mengembangkan lima lini bisnis yang saling terintegrasi, yakni Showroom Furnitur kayu daur ulang yang terintegrasi dengan kafe Nest Coffee & Donuts, konsep mindful eating di Sabin Cafe, bangunan daur ulang Uma Accommodation, kurasi dekorasi rustic pada Toko Online, hingga resto bar futuristik untuk acara privat pada Stairs at Prawirotaman.

Sinergi ini dinilai sebagai potret nyata inovasi ekonomi kreatif yang sukses menyatukan nilai ekonomi dengan gaya hidup berkelanjutan yang selaras dengan alam.

Selain rutin menggelar pameran di dalam negeri, Seken Living juga merambah pasar internasional melalui ajang bergengsi seperti Maison & Objet di Prancis, Salone del Mobile di Milan, dan Shoppe Object di Amerika Serikat.

Meskipun, saat ini menghadapi tantangan berupa semakin terbatasnya akses serta kesempatan untuk tampil di kancah mancanegara.

Pendiri Seken Living Ferryal menyampaikan harapan supaya pemerintah terus mendukung akses pasar dan promosi digital agar produk berbasis material recycled wood dengan karakter alami kami semakin kompetitif di pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Transformasi Empat Bandara ...
Ekonomi
PLTS Oelpuah Jadi Pembangki...
Ekonomi
Dukungan Fiskal Daerah Haru...
Nasional
Tiongkok Diyakini Tetap Per...
Olahraga
Piala Dunia, Kanada Kembali...
Luar Negeri
Ekonomi Nasional Mendapata ...

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Kenaikan BI Rate tak Boleh ...
Ekonomi
Proyeksi Pergerakan Penumpa...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.