Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meningkatkan Keselamatan dan Keamanan Aktivitas Wisata Selam di Labuan Bajo

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 17:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meningkatkan Keselamatan dan Keamanan Aktivitas Wisata Selam di Labuan Bajo Doc: Antara
Ket. Kegiatan "Edukasi Diving Safety 1000" yang digelar Kementerian Pariwisata bersama Divers Alert Network di Labuan Bajo, Rabu (15/4/2026).

Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Divers Alert Network (DAN) meningkatkan keselamatan dan keamanan aktivitas wisata selam di Labuan Bajo melalui kegiatan “Edukasi Diving Safety 1000”.

Asisten Deputi Pengembangan Produk Pariwisata Kemenpar, Itok Parikesit menjelaskan aspek keselamatan merupakan elemen fundamental dalam pengembangan produk wisata bahari Indonesia, khususnya untuk meningkatkan daya saing destinasi di tingkat global.

“Aktivitas ini termasuk dalam usaha pariwisata berisiko menengah hingga tinggi, sehingga standar keselamatan harus terus diperkuat agar destinasi kita tidak hanya indah, tetapi juga aman bagi wisatawan domestik dan mancanegara,” kata Itok dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

“Edukasi Diving Safety 1000” merupakan sebuah program penguatan kapasitas bagi pengusaha wisata bahari profesional yang berfokus pada peningkatan keselamatan dan keamanan aktivitas wisata selam.

Kegiatan yang berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (15/4) melibatkan 50 peserta dari Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Labuan Bajo.

Agenda ini sekaligus menjadi penutup rangkaian “Diving Safety 1000 Initiative” yang pertama kali diluncurkan pada Oktober 2023.

“Sesuai amanah RPJPN 2025–2045 untuk menyiapkan Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Prioritas dengan fokus pengembangan pariwisata dunia berbasis bahari, peningkatan keselamatan dan keamanan menyelam menjadi prasyarat utama,” tutur Itok.

Itok menyampaikan dalam program “Edukasi Diving Safety 1000” berisi materi edukasi yang mencakup Basic Life Support, CPR, dan Emergency Oxygen Provider yang disampaikan langsung oleh instruktur profesional dari National Association of Underwater Instructors (NAUI), sebagai bekal para garda terdepan wisata selam di Labuan Bajo dalam menghadapi potensi risiko di lapangan.

Melalui upaya bersama ini, Itok berkomitmen mewujudkan zero accident dalam aktivitas menyelam sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut sebagai sumber daya utama wisata selam Indonesia.

Secara keseluruhan, program ini telah mencapai target dengan menjangkau 1.000 penerima manfaat di berbagai destinasi selam unggulan Indonesia, antara lain Labuan Bajo, Bali, Manado, Maratua, Kepulauan Seribu, Gili Matra, dan Raja Ampat.

“Melalui program ini, Indonesia diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata selam kelas dunia yang tidak hanya indah, tetapi juga aman dan terpercaya,” ujar Itok.

Selain program “Edukasi Diving Safety 1000”, Kemenpar bersama DAN juga menyelenggarakan “Safety Talk” bertema Keamanan dan Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo, menjadi ruang penguatan koordinasi dan kesadaran bersama antarpemangku kepentingan dalam mewujudkan pariwisata bahari yang aman, profesional, dan berkelanjutan.

Presiden dan CEO Divers Alert Network (DAN), Cliff Richardson, menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam meningkatkan standar keselamatan penyelaman.

Sebagai lembaga nirlaba internasional di bidang keselamatan selam, DAN berkomitmen mendukung Kemenpar dalam memperkuat ekosistem wisata bahari yang berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan edukasi dan layanan darurat selam guna mewujudkan Indonesia sebagai safe diving destination.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.