Konflik Puncak Memanas! Gubernur Papua Tengah Bentuk Tim Darurat Tangani Korban Sipil
📅 Jumat, 17 Apr 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim PenulisKorban kemudian dievakuasi dengan bantuan aparat TNI, tenaga kesehatan, serta warga setempat untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Penerangan Komando Operasi TNI Habema Letkol Inf. Wirya Arthadiguna mengatakan fokus utama aparat saat ini adalah keselamatan korban serta pendalaman informasi terkait pelaku penembakan.
Di sisi lain, kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM melalui pernyataan resminya mengklaim aparat militer Indonesia melakukan operasi militer pada 13-15 April 2026 yang mengakibatkan korban warga sipil serta pengungsian.
TPNPB juga menyatakan terdapat sembilan korban jiwa dari kalangan sipil dalam operasi tersebut, serta meminta adanya investigasi independen dan akses kemanusiaan internasional ke wilayah konflik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga kini, belum terdapat konfirmasi independen yang dapat memverifikasi secara menyeluruh klaim dari kedua belah pihak terkait jumlah korban maupun kronologi kejadian di lapangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!