Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengadilan Tinggi Jateng Perberat Hukuman Mantan Pj Bupati Cilacap

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Pengadilan Tinggi Jateng Perberat Hukuman Mantan Pj Bupati Cilacap Doc: antara foto
Ket. mantan Penjabat Bupati Cilacap Awaluddin Muuri

SEMARANG - Pengadilan Tinggi Jawa Tengah (Jateng) menjatuhkan hukuman lebih berat terhadap mantan Penjabat Bupati Cilacap Awaluddin Muuri dalam kasus korupsi pengadaan lahan seluas 716 ha oleh PT Cilacap Segara Artha, BUMD milik pemerintah daerah itu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Arfan Triono di Semarang, Kamis (16/4), mengatakan, penuntut umum telah menerima salinan putusan dari Pengadilan Tinggi Jawa Tengah

Menurut dia, hukuman 2,5 tahun yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor Semarang bertambah menjadi 10 tahun penjara di tingkat banding

Selain itu, kata dia, terpidana juga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp500 juta yang jika tidak dibayar akan diganti dengan kurungan selama 3 bulan.

"Pengadilan Tinggi Jawa Tengah juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa pembayaran uang pengganti kerugian negara sebesar Rp1,8 miliar," katanya.

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap itu akan dijatuhi hukuman kurungan selama 1,5 tahun jika tidak mampu membayar uang pengganti kerugian negara tersebut.

Selain Awaluddin Muuri, Pengadilan Tinggi Jawa Tengah juga memperberat hukuman Komisaris PT Cilacap Segara Artha Iskandar Zulkarnain dalam perkara yang sama.

Hukuman 3 tahun dan 9 bulan terhadap Iskandar Zulkarnain yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor Semarang naik menjadi 10 tahun penjara dalam putusan banding.

Terdakwa juga dijatuhi hukuman tambahan untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp4 miliar yang jika tidak dibayarkan akan diganti dengan kurungan selama 2,5 tahun.

Tindak pidana itu bermula saat Direktur Utama PT Rumpun Sari Antan Andhy Nur Huda menawarkan penjualan lahan HGU milik perusahaan itu di Kecamatan Cipari ke Perumda Kawasan Industri Cilacap.

Pembelian lahan tersebut disepakati sebesar Rp237 miliar dengan PT Cilacap Segara Artha untuk kemudian dilakukan pembayaran.

Atas pembayaran tersebut, Andhy Nur Huda selanjutnya memberikan sejumlah uang kepada terdakwa Awaluddin Muuri sebesar Rp1,8 miliar dan kepada Komisaris PT Cilacap Segara Artha Iskandar Zulkarnain yang juga diadili dalam perkara ini, sebesar Rp4,3 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Tolak Perlambatan AI,...
Luar Negeri
Minat Punya Anak Menurun, K...
Luar Negeri
Rival Jadi Mitra, Tiongkok-...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.