Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AHY Bangun Kampung Nelayan Modern, Pabrik Es Siap Dongkrak Hasil Tangkapan

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
AHY Bangun Kampung Nelayan Modern, Pabrik Es Siap Dongkrak Hasil Tangkapan Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan atau Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjawab pertanyaan awak media di Desa Tanjung Anom, Kabupaten Tangerang, Banten pada Kamis (16/4).

Tangerang, Banten - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kawasan kampung nelayan di Desa Tanjung Anom, Kabupaten Tangerang, Banten akan dilengkapi pabrik es untuk meningkatkan kualitas hasil tangkapan laut dari nelayan.

"Kita ingin memastikan juga ada pabrik es. Tadi Pak Wakil Menteri (Wamen) Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan menceritakan pabrik esnya juga yang spesifik menggunakan slurry ice, menggunakan air asin. Artinya ini lebih baik karena tangkapan laut dari air asin," ujar AHY di Kabupaten Tangerang, Kamis (16/4).

Menurut dia, kalau pabrik esnya menggunakan air asin maka hasil tangkapan laut akan lebih tahan dan lebih baik kualitasnya sehingga nantinya siap dipasarkan di banyak tempat, termasuk pasar tradisional maupun pasar yang lebih modern.

Di samping itu, pengembangan kawasan permukiman nelayan di Desa Tanjung Anom juga ke depannya akan diperkuat dengan dermaga, lalu tanggul penahan abrasi, pemecah ombak (breakwater), tempat bersandar kapal, SPBU dan bengkel nelayan.

AHY juga meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU )untuk membantu dan memberikan dukungan atas rancangan kawasan permukiman nelayan di Desa Tanjung Anom yang dikembangkan ke depannya.

"Jadi masyarakat yang ada di Tanjung Anom ini, mudah-mudahan kolaborasi antara pemerintah dengan NGO (organisasi non pemerintah), dengan semua kalangan masyarakat untuk mensejahterakan masyarakat nelayan kita bisa perkuat dari waktu ke waktu," katanya.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan atau IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa program pembangunan kampung nelayan di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, membantu meningkatkan produktivitas dan pendapatan para nelayan di daerah itu.

Ia mengatakan, program strategis pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini telah berhasil terwujud atas kolaborasi antara pihak-pihak terkait. Dimana, kawasan nelayan yang sebelumnya belum tertata kemudian kini menjadi sebuah permukiman aman, sehat, resik (bersih), dan juga Indah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.