Perang Iran Hari ke-47: Apa Saja yang Terjadi
📅 Rabu, 15 Apr 2026, 06:22 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMenteri luar negeri dari 17 negara, termasuk Inggris, pada hari Selasa mendesak Israel dan Lebanon untuk "memanfaatkan kesempatan ini" menjelang pembicaraan antara kedua negara di Washington. Kementerian Luar Negeri Inggris memposting pernyataan bersama para menteri yang mengatakan "negosiasi langsung dapat membuka jalan untuk membawa keamanan abadi bagi Lebanon dan Israel serta kawasan tersebut".
Trump mengkritik Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, sekutu politiknya, dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Selasa karena keengganannya untuk membantu dalam perang melawan Iran. “Saya terkejut padanya. Saya pikir dia memiliki keberanian, tetapi saya salah,” katanya kepada harian Italia Corriere della Sera.
Menteri luar negeri dari Arab Saudi, Pakistan, dan Mesir akan bertemu dengan diplomat utama Turki pekan ini di Turki untuk membahas masalah regional, kata sebuah sumber kementerian kepada AFP pada hari Selasa. “Ini adalah pertemuan ketiga keempat negara untuk membahas urusan regional, bukan secara khusus masalah Hormuz,” kata sumber tersebut, yang meminta namanya dirahasiakan.
Hezbollah mengatakan pihaknya menargetkan 13 kota di Israel utara dengan roket tak lama setelah dimulainya pembicaraan Lebanon-Israel di Washington. Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu mengatakan pihaknya menargetkan Kiryat Shmona, Metula, dan 11 kota lainnya "dengan salvo roket serentak" pada pukul 18.15.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!