RI Perlu Evaluasi Anggaran Energi
📅 Rabu, 15 Apr 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Negara lain perlahan berusaha menyesuaikan harga secara bertahap, sehingga pemerintah perlu terus evaluasi mengenai kemampuan APBN dan berhati-hati tidak memindahkan beban ke Pertamina,” jelasnya.
Ia memproyeksikan harga minyak dunia berpotensi berada di kisaran 110–120 dollar AS per barel jika konflik tidak mereda.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjaga harga BBM subsidi hingga akhir tahun, meski harga minyak dunia meningkat.
“Kami siap tidak menaikkan (harga) sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi ya, dengan asumsi harga minyak 100 dollar AS per barel sampai akhir tahun, sudah dihitung rata-rata,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan APBN dalam berbagai skenario harga minyak, termasuk di level 80 hingga 100 dollar AS per barel.
Dengan dinamika tersebut, evaluasi kebijakan energi dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas fiskal di tengah tekanan global yang terus meningkat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!