Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Tegaskan Penyaluran Iuran Jaminan Kesehatan Semakin Tepat Sasaran

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 18:02 WIB | Oleh:
Mensos Tegaskan Penyaluran Iuran Jaminan Kesehatan Semakin Tepat Sasaran Doc: YouTube TVR Parlemen
Ket. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf

JAKARTA — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyatakan penyaluran bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI-JK) semakin tepat sasaran. Menurut dia, upaya tersebut berhasil menekan tingkat kesalahan penerima atau inclusion error hingga tersisa 0,34 persen.

Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan melalui transformasi data yang dimulai sejak Mei 2025 hingga Januari 2026. Di antaranya pengalihan kepesertaan dari kelompok masyarakat yang dinilai sudah tidak layak menerima bantuan ke kelompok yang membutuhkan.

“Bantuan negara harus diberikan kepada mereka yang paling membutuhkan. Bukan kepada yang paling dulu terdata,” ujar Saifullah dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (15/4).

Ia mengungkapkan, sebelumnya masih ditemukan ketidaktepatan sasaran. Sebagian masyarakat desil 1-5 justru belum menerima PBI-JK, sementara desil 6-10 masih tercatat sebagai penerima.

Kondisi ini menjadi dasar pemerintah untuk melakukan penyesuaian data secara menyeluruh. Mensos menambahkan, data penerima PBI-JK bersifat dinamis dan diperbarui secara rutin setiap bulan.

Perubahan dapat terjadi karena berbagai faktor seperti peningkatan kesejahteraan, perpindahan status pekerjaan, hingga kondisi demografis seperti kelahiran dan kematian.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Sadikin menyampaikan Presiden Prabowo menginginkan perapian data nasional dengan satu sumber resmi terpusat. Pemerintah telah menyepakati seluruh data akan bersumber dari BPS dan digunakan sebagai dasar kebijakan lanjutan.

“Bapak Presiden Prabowo memang menginginkan agar data ini dirapikan dan sumbernya satu. Kita di pemerintahan sudah sepakat bahwa datanya akan bersumber dari BPS, semuanya akan berbasis BPS,” ucap dia.

Ia menekankan perhatian pada 50 persen penduduk atau desil satu hingga lima yang akan menjadi fokus kebijakan berikutnya. Dari total 289,06 juta penduduk Indonesia, pembagian dilakukan per sepuluh persen untuk menentukan struktur desil secara menyeluruh. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.