Jakarta Jadi Kota Komuter Terbaik 2026 Versi IWG
📅 Rabu, 15 Apr 2026, 16:45 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA - International Workplace Group (IWG) mencatat Jakarta sebagai kota komuter terbaik di Indonesia bagi pekerja hibrida (hybrid) pada 2026. Temuan ini merupakan bagian dari laporan perdana Indeks Kota Komuter (Commuter Town Index) yang mengukur kesiapan kota dalam mendukung pola kerja modern berbasis fleksibilitas.
IWG, perusahaan penyedia solusi ruang kerja global yang menaungi Spaces dan Regus, menilai sejumlah kota di Indonesia berdasarkan faktor seperti jaringan transportasi, fasilitas lokal, serta akses terhadap ruang kerja fleksibel. Selain Jakarta, kota-kota yang masuk dalam daftar teratas antara lain Bandung, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta.
Dalam laporan tersebut, Jakarta menempati posisi pertama berkat peningkatan jaringan transportasi, efisiensi mobilitas, serta ketersediaan fasilitas penunjang seperti kafe dan ruang rekreasi. Kota ini juga dinilai memiliki ekosistem kerja hybrid yang matang, didukung oleh kecepatan internet yang berada di atas rata-rata nasional.
Bandung menyusul di posisi kedua dengan keunggulan pada tata kota yang relatif padat namun tetap menawarkan ruang terbuka hijau serta kedekatan dengan alam. Selain itu, biaya perumahan yang lebih terjangkau dan penetrasi jaringan serat optik yang tinggi turut menjadi daya tarik bagi para profesional, khususnya di sektor teknologi.
Surabaya, Bali, dan Yogyakarta melengkapi lima besar kota komuter terbaik. Masing-masing kota ini menawarkan kombinasi konektivitas, kualitas hidup, dan peluang kerja yang semakin mendukung tren kerja fleksibel.
Sebaiknya Anda baca juga:
IWG juga mencatat peningkatan signifikan permintaan terhadap ruang kerja fleksibel di Indonesia. Saat ini, perusahaan telah mengoperasikan 42 lokasi di Jakarta, dua di Bandung, dan empat di Surabaya. Secara global, IWG menambah sekitar 1.000 lokasi dalam setahun terakhir, memperluas jaringannya menjadi lebih dari satu juta ruang kerja di 121 negara.
Laporan ini turut menyoroti perubahan preferensi pekerja global. Hanya sekitar 4 persen pekerja yang bersedia menempuh perjalanan lebih dari satu jam setiap hari, sementara 88 persen menilai kemampuan bekerja dekat rumah sebagai faktor penting dalam menentukan tempat tinggal.
Tren ini semakin kuat di kalangan generasi muda. Sekitar 75 persen generasi Milenial dan 72 persen Generasi Z bersedia tinggal lebih jauh dari pusat kota, selama tersedia akses ke ruang kerja fleksibel dan transportasi yang memadai. Pergeseran ini menunjukkan meningkatnya prioritas terhadap keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta efisiensi biaya hidup.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, pola kerja hybrid juga berdampak positif terhadap kesejahteraan. Lebih dari separuh pekerja global mengaku mengalami peningkatan kesehatan dan kualitas hidup sejak beralih ke sistem kerja fleksibel, sementara 43 persen memiliki lebih banyak waktu untuk keluarga dan aktivitas sosial.
Founder dan CEO IWG, Mark Dixon, menyatakan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, telah mengubah cara manusia bekerja dan memilih tempat tinggal.
“Teknologi dan penerapan AI dengan cepat telah mengubah cara kita bekerja dan tempat kita tinggal, mengubah kota-kota satelit atau yang biasa disebut ‘kota asrama’ menjadi pusat yang dinamis untuk bekerja dan berdomisili,” ujarnya melalui keterangannya pada hari Rabu (15/4).
Ia menambahkan, pola kerja konvensional dengan perjalanan panjang setiap hari berpotensi menjadi hal yang ditinggalkan di masa depan.
“Gagasan bahwa setiap pagi, para pekerja kantoran bangun pagi-pagi, naik mobil yang mencemari lingkungan atau kereta yang padat, dan menempuh perjalanan ke tempat kerja mereka akan segera menjadi hal yang tidak biasa yang dilakukan orang di masa lalu. Bekerja secara hybrid meningkatkan kualitas hidup kita. Dan hal itu juga membuat kita jauh lebih sejahtera,” kata Dixon.
Melalui laporan ini, IWG menegaskan bahwa kota-kota dengan konektivitas tinggi, akses ruang kerja fleksibel, dan kualitas hidup yang baik akan menjadi pilihan utama bagi tenaga kerja modern di era digital.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!