Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Turki Dorong Negosiasi AS-Iran Terus Berlanjut

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 16:43 WIB | Oleh:
Turki Dorong Negosiasi AS-Iran Terus Berlanjut Doc: AFP/MANDEL NGAN

ANKARA - Turki, bersama mediator lainnya, berupaya agar perundingan antara AS dan Iran dapat dilanjutkan, meski jadwal untuk putaran selanjutnya belum ditentukan, kata sumber di pemerintahan Turki kepada RIA Novosti, Senin (13/4).

Sebelumnya pada hari yang sama, Axios, mengutip sumber regional dan seorang pejabat AS, melaporkan bahwa negara-negara mediator Pakistan, Turki, dan Mesir, berharap dapat mengadakan putaran perundingan baru antara AS dan Iran sebelum gencatan senjata saat ini berakhir pada 21 April.

"Ankara, berkoordinasi dengan para mediator, berupaya memastikan bahwa proses negosiasi antara AS dan Iran tidak terhenti dan terus berlanjut," kata sumber tersebut.

"Sejumlah upaya sedang dilakukan untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan negosiasi dapat dilanjutkan dan mencapai kesepakatan yang berkelanjutan. Namun, belum ada tanggal spesifik," imbuh sumber tersebut.

Ankara siap menyediakan tempat dan mengatur putaran perundingan selanjutnya, kata sumber tersebut. Turki menilai penyelesaian diplomatik sebagai satu-satunya cara untuk mengurangi ketegangan, katanya lebih lanjut.

"Kami siap berkontribusi menciptakan kondisi untuk memungkinkan proses negosiasi yang berkelanjutan dan mencapai solusi yang dapat diterima bersama," katanya.

Pada Sabtu, Iran dan AS memulai perundingan di Islamabad setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada 8 April malam bahwa dia telah mencapai kesepakatan dengan Teheran terkait gencatan senjata selama dua pekan.

Pada Ahad pagi, Wakil Presiden AS JD Vance, yang memimpin delegasi AS, mengumumkan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan selama negosiasi yang panjang, dan bahwa delegasi AS kembali ke negara mereka tanpa menghasilkan kesepakatan.

Trump kemudian mengumumkan bahwa AS akan memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz.

Dia juga menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk melacak dan mencegat semua kapal yang membayar kepada Iran untuk dapat melewati selat tersebut. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Korban Tewas Gempa Filipina...

Antam Bagikan Dividen Sebesar Rp5,04 Triliun

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antam Bagikan Dividen Sebes...
Megapolitan
Seribu Badan Publik Disasar...

Park&Ride Bakal Dikembangkan Jadi TOD

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Park&Ride Bakal Dikembangka...
Megapolitan
Jauhkan Dunia Pendidikan da...
Megapolitan
Pemprov Harap Warga Lebih B...
Nasional
Pemerintah Harus Tingkatkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

10 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.