Trump: Blokade di Selat Hormuz akan Segera Dimulai
📅 Senin, 13 Apr 2026, 08:40 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Minggu (12/4), mengatakan pihaknya akan segera memulai blokade angkatan laut di Selat Hormuz untuk mencegah Iran melakukan apa yang disebutnya sebagai "pemerasan".
"Blokade akan segera dimulai. Negara-negara lain akan terlibat dalam blokade ini," tulis Trump di platform Truth Social.
Trump menambahkan Angkatan Laut AS akan memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz hingga semua pihak diizinkan masuk dan keluar.
"Saya juga telah menginstruksikan Angkatan Laut kami untuk mencari dan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang membayar upeti kepada Iran. Tidak ada pihak mana pun yang membayar bea masuk ilegal akan mendapatkan jalur aman di laut lepas," ucap Trump.
Dia menegaskan bahwa ia tidak akan membiarkan negara mana pun, terutama negaranya sendiri, untuk "diperas" oleh Iran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, Trump menuduh Iran tetap bersikeras melanjutkan ambisi nuklirnya setelah perundingan damai di Islamabad.
"Pertemuan berjalan baik, sebagian besar poin telah disepakati; tetapi satu-satunya poin yang benar-benar penting, nuklir, tidak tercapai," ujar Trump.
Dia mengatakan pihak Iran masih "menginginkan nuklir".
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref, Minggu (12/4), menegaskan bahwa Teheran akan tetap teguh dalam mempertahankan hak-haknya “mulai dari Selat Hormuz hingga menuntut kompensasi,” usai perundingan dengan Amerika Serikat (AS) di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4).
Aref menyoroti persatuan nasional, dengan merujuk pada apa yang ia sebut sebagai meningkatnya kohesi dalam masyarakat, serta menyatakan bahwa pemerintah memandang persatuan tersebut sebagai landasan untuk memajukan kepentingan negara.
“Dari kekuatan di Selat Hormuz hingga menuntut kompensasi, kami tetap teguh pada hak-hak rakyat. Ini adalah komitmen kami untuk Iran yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Iran tetap berkomitmen untuk melindungi hak-haknya sambil melanjutkan upaya di jalur diplomatik dan nasional.
Delegasi Iran dan AS mengakhiri putaran terbaru perundingan di Islamabad tanpa mencapai kesepakatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!