Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Selalu Hormati Kegiatan Keagamaan

📅 Senin, 13 Apr 2026, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Selalu Hormati Kegiatan Keagamaan Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa.
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (12/4).

JAKARTA – Sampai kapan pun Pemperintah Provinsi Jakarta akan berkomitmen menghargai kegiatan yang dilakukan semua agama. “Saya tegaskan, Pemprov Jakarta akan terus mendukung kegiatan keagamaan seluruh umat. Ini sebagai bagian dari pembangunan sosial yang inklusif,” tandas Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno.

“Kami sepakat dengan Gubernur, agar kalender kegiatan keumatan dalam konteks budaya terus dilanjutkan, sehingga perayaan Nyepi ke depan bisa semakin baik,” kata Rano saat menghadiri acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 di Balai Kota Jakarta, Minggu. Bahkan, kata dia, perayaan Nyepi juga dimasukkan ke dalam kalender kegiatan Pemprov baik dalam konteks budaya maupun keagamaan.

Kegiatan Dharma Santi Nyepi tahun ini bertema “Vasudhaiva Kutumbakam: Jakarta Harmoni, Indonesia Maju.” Ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh 19 Maret lalu. Perayaan tersebut melibatkan umat Hindu Jakarta, berkolaborasi dengan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov, Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jakarta, Suka Duka Hindu Dharma Jakarta Raya, Korpri, serta panitia Nyepi Jakarta.

Dalam sambutannya, Rano mengapresiasi peran umat Hindu dalam menjaga harmoni antarumat beragama di Jakarta. Menurutnya, Dharma Santi tidak sekadar seremoni keagamaan, melainkan juga ruang untuk memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

“Umat Hindu telah menunjukkan kontribusi nyata dalam merawat keberagaman dan toleransi di Jakarta,” ujar Rano.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Dharma Santi Jakarta, I Dewa Gede Soni Aryawan, menuturkan, kegiatan ini juga menjadi momentum rekonsiliasi sosial. “Kami berterima kasih karena untuk pertama kalinya Dharma Santi dapat diselenggarakan di Balai Kota,” ucap Soni. Dia menyebutkan tema Vasudhaiva Kutumbakam mengandung makna persaudaraan universal yang relevan dengan kehidupan masyarakat Jakarta yang majemuk.

“Nilai persaudaraan universal menjadi fondasi penting untuk menjaga kerukunan, toleransi, dan solidaritas sosial di ibu kota,” ungkap Soni. Hadir dalam acara tersebut, antara lain Sekretaris Daerah Jakarta, Ketua PHDI Pusat, Ketua Suka Duka Hindu Dharma Jakarta Raya, serta jajaran pejabat lingkungan Pemprov Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

47 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.