Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa Unri Dorong Digitalisasi Perikanan di Agam, dari Budidaya hingga Pemasaran

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 12:45 WIB | Oleh:
Mahasiswa Unri Dorong Digitalisasi Perikanan di Agam, dari Budidaya hingga Pemasaran Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah mahasiswa/mahasiswi Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau (UNRI) peserta program Pengabdian Kepada Masyarakat di Nagari Koto Kaciak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Mahasiswa Universitas Riau (Unri) membantu masyarakat Nagari Koto Kaciak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dalam pengelolaan perikanan melalui digitalisasi dengan menghadirkan budidaya adaptif, serta pemasaran berbasis ekosistem digital.

Ketua Kelompok sekaligus Dosen Asisten Ahli Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau Rizki Oktavian mengatakan upaya itu dilakukan dengan memperkenalkan sistem BPSMT-DIGIFISH yakni budidaya perikanan skala mikro terintegrasi berbasis ekosistem digital.

"Masalah klasik di Nagari Koto Kaciak adalah rendahnya produktivitas perikanan dan rantai pasok yang belum terintegrasi. Masyarakat selama ini terjebak pada cara-cara konvensional yang rentan gagal saat bencana melanda," kata Rizki dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Sehingga dalam menjawab kondisi tersebut, mahasiswa Unri memperkenalkan sistem BPSMT-DIGIFISH sebagai model budidaya perikanan skala mikro terintegrasi yang menggabungkan teknologi digital dengan pendekatan ekosistem berbasis kebutuhan lokal masyarakat.

Melalui metode Budidaya Ikan dalam Ember berbasis resirkulasi, masyarakat dilatih untuk menghasilkan sumber pangan mandiri di lahan sempit dengan sistem yang fleksibel dan mudah diterapkan dalam berbagai kondisi.

Keunggulan sistem itu terletak pada sifatnya yang portabel sehingga wadah budidaya dapat dipindahkan dengan mudah ketika terjadi ancaman bencana, memberikan solusi adaptif terhadap kondisi geografis wilayah tersebut.

Ia menekankan teknologi itu bukan sekadar alat, melainkan bentuk pencerahan yang mampu mengubah pola pikir masyarakat menuju sistem produksi yang lebih modern dan berkelanjutan.

Selain aspek budidaya, mahasiswa juga mendorong penguatan nilai tambah melalui kolaborasi dengan UMKM lokal untuk mengolah hasil perikanan menjadi produk siap saji yang memiliki daya saing pasar.

Produk “LEMBUKU” atau lele bumbu kuning menjadi contoh konkret transformasi hasil panen yang sebelumnya dijual mentah menjadi produk olahan bernilai ekonomi tinggi dengan kemasan dan legalitas usaha.

Pemasaran produk dilakukan melalui platform digital sehingga membuka akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan peluang pendapatan masyarakat secara signifikan dibandingkan sistem penjualan tradisional sebelumnya.

Diketahui program itu melibatkan sekitar 50 mahasiswa yang mengalokasikan 160 jam kerja efektif dalam kegiatan pemberdayaan, mencakup aspek produksi, manajemen usaha, hingga pemasaran digital terintegrasi.

Rizki menegaskan pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research sehingga masyarakat dilibatkan secara aktif sebagai subjek perubahan, bukan hanya penerima manfaat program semata.

Lebih lanjut dia mengatakan lewat program itu, warga diberikan pelatihan mulai dari pembuatan alat budidaya, pengelolaan produksi, hingga penggunaan teknologi digital untuk pemasaran secara mandiri dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Ia menegaskan integrasi dengan sektor pariwisata melalui kelompok sadar wisata turut membuka peluang pengembangan ekowisata dan edukasi berbasis perikanan yang dapat meningkatkan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Cuaca Panas Ekstrem Bayangi...
Luar Negeri
Aturan Baru Afghanistan: PN...

Revolusi Flamingo Guncang Albania

53 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Revolusi Flamingo Guncang A...

Asik, Sekarang di Aston Sentul Ada EV Charging Station 

54 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Wisata
Asik, Sekarang di Aston Sen...

Presiden Terima Surat Kepercayaan dari 9 Dubes

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Presiden Terima Surat Keper...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.