Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kontroversi Greenwood Bayangi Awal Era De Zerbi di Tottenham

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Kontroversi Greenwood Bayangi Awal Era De Zerbi di Tottenham Doc: AFP
Ket. Roberto De Zerbi.

LONDON, INGGRIS — Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, mengaku tidak terkejut dengan gelombang kritik dari sebagian suporter terkait komentarnya di masa lalu mengenai Mason Greenwood.

Penunjukan De Zerbi oleh klub London Utara tersebut memang menuai penolakan dari sejumlah kelompok pendukung. Mereka menyoroti sikap pelatih itu saat masih menangani Olympique de Marseille, di mana ia sempat memberikan dukungan kepada Greenwood.

Seperti diketahui, Greenwood, mantan penyerang Manchester United, pernah menghadapi sejumlah dakwaan serius pada tahun 2022, termasuk percobaan pemerkosaan, perilaku mengontrol dan koersif, serta penyerangan yang menyebabkan luka fisik. Namun, seluruh dakwaan tersebut kemudian dicabut.

De Zerbi pada tahun lalu menyebut Greenwood sebagai “pria baik” yang telah membayar “harga mahal”, seraya menambahkan bahwa ia mengenal sosok yang berbeda dari gambaran publik saat itu.

Menjelang debutnya bersama Spurs saat menghadapi Sunderland, Minggu, De Zerbi kembali dimintai tanggapan terkait perannya dalam membantu Greenwood melanjutkan karier di Marseille.

“Saya tidak terkejut. Saya sedikit sedih dan menyesal jika ada yang merasa tersinggung,” ujar pelatih asal Italia tersebut. “Topik ini sangat dekat dengan saya. Saya sangat sensitif, baik sebagai pribadi maupun sebagai seorang ayah yang memiliki anak perempuan.”

Ia menegaskan kembali sikapnya yang menolak segala bentuk kekerasan, khususnya terhadap perempuan. “Saya selalu menentang segala bentuk kekerasan, tidak hanya kekerasan fisik, tetapi juga perilaku atau candaan seksis,” tambahnya.

Kasus Greenwood sendiri bermula pada Oktober 2022 setelah beredarnya gambar dan video di media sosial. Namun, pada Februari 2023, Crown Prosecution Service memutuskan menghentikan proses hukum karena kurangnya prospek untuk mendapatkan vonis bersalah, menyusul penarikan saksi kunci dan munculnya bukti baru.

Greenwood, yang membantah seluruh tuduhan, kemudian kembali berkarier dan bergabung dengan Marseille pada 2024 di bawah asuhan De Zerbi.

Saat ditanya apakah ia berharap suporter menerima klarifikasinya, De Zerbi menjawab singkat, “Ya. Saya sudah membicarakan ini sejak wawancara pertama dan hari ini. Tidak tepat untuk terus mengulang topik ini.”

De Zerbi kini menghadapi tantangan berat di awal masa kepemimpinannya, dengan Tottenham masih terjerat di zona degradasi setelah kemenangan 4-0 West Ham United atas Wolverhampton Wanderers mengangkat mereka di atas Spurs dalam klasemen.

Tottenham sendiri terakhir kali terdegradasi ke kasta kedua sepak bola Inggris pada musim 1977-1978—sebuah catatan yang kini berpotensi kembali menghantui jika performa tim tak kunjung membaik

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Masih Ditelusuri Jumlah Pas...
Olahraga
Akhirnya Randal Kolo Muani ...
Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.