5 Strategi Jitu Bertahan dan Cuan di Tengah Bear Market Kripto
📅 Sabtu, 11 Apr 2026, 16:07 WIB | Oleh: Haryo Brono● Tetapkan target harga beli berdasarkan analisis yang sudah kamu buat. Salah satu pendekatannya adalah mengidentifikasi area support historis sebagai zona pembelian aset, sehingga keputusan beli sudah terencana sebelum harga benar-benar sampai di sana.
2. Proteksi Modal
Prioritas utama di bear market adalah menjaga modal agar tidak tergerus dan mengambil keputusan yang didorong oleh bias yang menganggap penurunan asset adalah titik harga terendah sehingga mengalokasikan seluruh modalnya dalam 1 transaksi.
Strategi yang paling terbukti efektif untuk investor jangka panjang di kondisi ini adalah Dollar-Cost Averaging atau DCA, membeli aset secara rutin dalam jumlah tetap, terlepas dari harga pasar saat itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Simulasi DCA vs. Beli Sekaligus di Bear Market 2022:
Misalkan seorang investor memiliki modal Rp 12 juta pada awal 2022 dan ingin mengalokasikannya ke Bitcoin.
● Investor A (All In)
Sebaiknya Anda baca juga:
Menginvestasikan seluruh Rp12 juta sekaligus saat harga BTC berada di sekitar $47.000. Ketika harga turun signifikan hingga akhir 2022, nilai portofolionya menyusut menjadi sekitar Rp3,9 juta, atau mengalami penurunan sekitar 67%.
● Investor B (DCA)
Mengalokasikan Rp1 juta per bulan selama 12 bulan. Dengan strategi ini, harga rata- rata pembeliannya berada di kisaran $28.000. Akibatnya, penurunan nilai portofolionya relatif lebih terkendali, dan ia mengakumulasi lebih banyak BTC untuk potensi pemulihan pada siklus berikutnya.
Aturan dasar manajemen risiko di bear market:
● Investasikan hanya uang yang tidak dibutuhkan setidaknya 1-2 tahun ke depan.
● Tetap simpan dana darurat minimal 6-9 bulan pengeluaran di luar crypto.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!