Xi Jinping Bertemu Tokoh Oposisi Taiwan, Sebut Rakyat Tiongkok dan Taiwan akan Bersatu
📅 Jumat, 10 Apr 2026, 14:48 WIB | Oleh: Lili LestariAmerika Serikat telah memberikan tekanan pada anggota parlemen oposisi Taiwan untuk mendukung proposal belanja pertahanan, termasuk senjata AS, untuk mencegah potensi serangan Tiongkok.
Cheng telah mengecam proposal pemerintah, bersikeras "Taiwan bukanlah ATM" dan malah mendukung rencana KMT mengalokasikan NT$380 miliar ($12 miliar) untuk senjata AS dengan opsi untuk akuisisi lebih lanjut.
Meskipun anggota partai KMT secara rutin terbang ke Tiongkok untuk melakukan pertukaran dengan para pejabat, pemimpin terakhir yang berkunjung adalah Hung Hsiu-chu pada tahun 2016.
Hubungan lintas selat memburuk sejak terpilihnya pengganti Tsai, Lai Ching-te, yang dianggap Beijing sebagai separatis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lai mengatakan dalam sebuah unggahan Facebook pada hari Jumat bahwa "ancaman militer Tiongkok di dalam dan sekitar Selat Taiwan dan kepulauan tersebut telah sangat merusak perdamaian dan stabilitas regional".
Cheng mendarat di Shanghai pada Selasa malam, dan mengatakan tak lama setelah kedatangannya bahwa "kedua sisi Selat Taiwan tidak ditakdirkan untuk berperang, seperti yang dikhawatirkan oleh komunitas internasional".
Pemimpin KMT itu juga melakukan perjalanan ke kota Nanjing di timur, di mana ia mengunjungi makam pemimpin revolusioner Sun Yat-sen, salah satu dari sedikit tokoh sejarah Tiongkok yang dihormati baik di Beijing maupun Taipei.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!